Kasat Pol PP Beltim Terpapar Covid-19, Sempat Demam Tinggi & Hilang Penciuman

by -
Kasat Pol PP Beltim Terpapar Covid-19, Sempat Demam Tinggi & Hilang Penciuman
Tim medis sedang mekukan swab antigen kepada seluruh anggota Satpol PP Beltim.

belitongekspres.co.id MANGGAR – Kasat Pol PP Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Zikril terpapar virus Corona atau Covid-19. Hal itu diketauhi setelah ia melakukan Uji Swab Antigen, Jumat (5/2).

Sebelumnya, Zikril yang merupakan warga Kecamatan Gantung itu, mengakui bahwa dirinya pernah mengalami demam panas tinggi, bahkan hilang penciuman.

Kepada Belitong Ekspres, Zikril mengatakan bukan hanya dia saja yang terpapar Corona. Hasil swab antigen putri keduanya juga menunjukkan hasil yang sama, positif Covid-19.

“Kalau antigen sudah 99 % sih menurut medis, nanti baru ke PCR. Jadi kita perlu antisipasi,” terang Zikril ketika dihubungi Belitong Ekspres melalui telepon.

“Aku sebetulnya sudah seminggu lebih ini demam panas tinggi. Berat badan kurang hampir 3 kilogram, nafsu makan tinggi tapi tidak dapat tidur, badan sakit, hidung mampet, jadi bernapas susah,” imbuhnya.

Zikril mengungkapkan mengalami hilang penciuman 4 hari terakhir. Sehingga, dia konsultasi ke beberapa dokter dan beberapa pimpinan Puskesmas. Kemudian ditracking dan dipelajari dari kepala Puskesmas Renggiang dan Gantung

“Terus Pak Sekda menyarankan untuk cek darah. Semalam puasa dulu baru cek darah, dan teman-teman dari dinas kesehatan saya undang ke rumah, termasuk saya suruh tes seluruh keluarga,” tukasnya.

Lebih lanjut Zikril mengatakan, tak hanya dia, demam panas tinggi ini juga dialami oleh dua orang stafnya di Kantor Satpol PP Beltim.

“Sebelumnya sudah demam panas di kantor aku, tetapi sudah aku suruh WFH beberapa minggu lalu, makanya tadi aku kumpulkan (swab Antigen),” bebernya.

Ketika ditanya Belitong Ekspres, tentang riwayat terpaparnya Covid-19, apakah tertular usai melaksanakan hajatan? Zikril menyebutkan tidak tahu.

“Dari hasil swab antigen itu, saya dengan putri saya yang nomor 2. Cuman kita tidak tahu dari mananya ini riwayatnya, ini kan kita tidak tahu, biar nanti medis yang menentukan,” pungkas Zikril.

Sejak diketahui Kasat Pol PP terpapar Covid-19, sedari pagi pintu pagar depan Kantor Satpol PP Beltim tertutup rapat. Hanya terlihat di halaman belakang tim medis sedang mekukan swab antigen kepada seluruh anggota Satpol PP Beltim. (dny)