Kasih ilustrasi nyamuk dbd Kasus Zika Tak ada di Belitung

by -

Penyebarnya Nyamuk Persis DBD

 

TANJUNGPANDAN-Kasus penderita virus Zika yang berada di sejumlah negara, membuat Belitung harus tetap waspada. Meski belum ditemukan penyakit yang sangat berbahaya ini di Belitung, Namun Belitung harus bersiap mengahadapi virus yang di tularkan oleh nyamuk Aedes Agytpy. Sebab, kasus Deman Berdarah Dengue di Belitung belakangan terbilang meningkat tajam.

Kabid Penggulangan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Belitung, Maju Kitaren mengatakan, banyaknya pemberitaan di televisi mengenai virus Zika pantas diwaspadai, meskidi Belitung belum ditemukan.

Maju menjelaskan, virus Zika ini merupakan fektor dari nyamuk Aedes Agytpy yang nyamuknya sama dengan penyebar penyakit DBD dan Cikungunya. Gejala penyakit virus Zika ini jika menyerang manusia ditandai dengan deman, nyeri sendi, mata merah, dan menyerupai penyakit gejala deman berdarah dengue (DBD) atau Cikungunya. Lantas jika terserang virus ini  akan merasakan deman tinggi setelah tiga sampai satu minggu setelah digigit. Sebab, masa inkubasinya hanya beberapa hari.

Kata Maju, virus Zika disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes Agytpy yang terinfeksi. Nyamuk ini menjadi terinfeksi setelah menggigit penderita yang telah memiliki virus tersebut. “Nyamuk ini sangat aktif di siang hari dan hidup serta berkembang biak di dalam maupun luar ruangan yang dekat dengan manusia, terutama di area yang terdapat genangan air,” paparnya.(mg1)