Kasihan Nova, Sudah Setahun Terbaring, Diduga Mengidap kanker

by -
Kasihan, Satu tahun Bocah ini Terbaring
Foto: Kondisi bocah perempuan warga Kelurahan Kampung Damai RT 11/RW 04, Tanjungpandan, kini sangat memprihatikan.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDANNova, bocah perempuan warga Kelurahan Kampung Damai RT 11/RW 04 Kecamatan Tanjungpandan, kini hanya bisa duduk dan berbaring lemah di tempat tidurnya. Bahkan untuk berjalan ke kamar mandi ia harus dirangkul oleh keluarganya.

Kondisi tersebut yang dialaminya, usai menderita pembengkakan pada kaki kirinya sejak 1 tahun terakhir. Semenjak itu, bocah berusia 9 ini terpaksa harus menahan kerinduannya untuk kembali bersekolah dan bermain bersama-sama teman seusianya.

Di rumahnya yang sangat sederhana, Belitong Ekspres berkesempatan untuk bisa bertemu, berbincang dan bertatap muka dengan Nova, juga pihak keluarga Jumat siang (23/8) kemarin. Duduk di tempat tidurnya siswi SD Negeri 15 Tanjungpandan itu tampak murung.

Saat disapa dia pun hanya diam tertunduk lesu, tak ada keceriaan di wajahnya. Wajahnya pucat dan menyedihkan dengan kondisi bengkak segede bola kaki pada paha kirinya. Dari tempat tidur, Nova digendong lalu duduk di lantai dalam pangkuan ibunya.

Agus (38), ayah kandung Nova menceritakan, penyakit tersebut berawal pada waktu itu anak sedang bermain bola di sekitar rumahnya. Kemudian Nova terjatuh saat menendang bola. Lantas, kemudian Nova menangis selayaknya anak kecil seusianya.

Selang beberapa waktu, Agus langsung bergegas membawa anaknya untuk berobat urut secara tradisional. Sayangnya kondisi Nova tak kunjung pulih dan normal seperti sediakala. Setelah itu, Agus membawa anaknya ke RSUD dr H Marsidi Judono untuk diobati.

Dari hasil pemeriksaan dan pengobatan dokter, hasilnya tetap sama. Kondisi Nova juga tak kunjung sembuh, bahkan mengejutkan kedua orang tuanya. Pasalnya, Nova diduga menderita kanker dan disarankan dirujuk ke RSCM Jakarta untuk diobati dan diamputasi.

Seiring waktu berlalu, kondisi paha kaki kiri Nova terus membesar. Pihak keluarga dengan kondisi ekomoni seadanya sudah berusaha dan berupaya agar anak kesayangannya kembali sehat. Mulai dari pengobatan alternatif, medis hingga dengan cara dirukiyah.

“Berbagai pengobatan alternatif dan medis sudah kita coba. Nova pun juga sempat kita bawa ke RSCM untuk diobati sekitar satu bulan namun juga tak ada tanda-tanda membaik. Dengan keterbatasan ekonomi akhirnya kita kembali pulang ke rumah,” ucap Agus.

Menurut Agus, kondisi kesehatan Nova sejak kecil sebelum musibah tersebut terjadi keadaaan baik dan sehat layaknya anak-anak pada umumnya. Tidak keanehan atau tanda-tanda benjolan pada tubuh bocah manis itu.

“Kondisi Nova baik dan normal sejak lahir dan tidak ada benjolan di kakinya. Namun setelah diperiksa katanya ada benjolan dan diduga mengidap kanker serta disarankan untuk diamputasi,” ungkap pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang cat tersebut.

Penyakit tersebut lantas membuat keluarganya menjadi bingung dan bimbang karena disarankan untuk diamputasi. “Sampai saat ini kami tidak tahu penyakit apa yang dialami putri kami. Dari hasil pemeriksaan, pihak rumah sakit juga tidak menjelaskan penyakitnya apa, cuma diberikan hasil ronsen saja,” terang Agus.

Benjolan yang terdapat di kaki putrinya itu kata Agus, kalau dipegang tidak menimbulkan rasa sakit bahkan anehnya jarum suntikpun tidak bisa menembus benjolan di kaki putrinya itu. Kini Harapan keluarga Nova bisa sembuh dan kembali seperti sediakala.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah, bapak wakil Bupati Belitung serta masyarakat yang sudah peduli kepada putri kami. Kami minta doanya untuk kesehatan dan kesembuhan putri kami,” tandasnya.

(Reza | belitongekspres.co.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *