Kasus Arak Tangkapan Bupati Belitung Terus Berlanjut

by -
Kasus Arak Tangkapan Bupati Belitung Terus Berlanjut
Penyidik saat memeriksa saksi ahli, kemarin. (ist)

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kasus penggerebekan arak tangkapan Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) akan memasuki babak baru. Dalam waktu dekat Satnarkoba Polres Belitung akan mengirim berkas tahap satu, ke Kejaksaan Negeri Belitung.

Kasat Narkoba Polres Belitung AKP Naek Hutahayan mengatakan, secepatnya berkas tahap satu akan dikirim. Sebab Jajaran hampir rampung melengkapi persyaratan untuk menaikkan kasus tersebut ke kejaksaan.

Dijelaskan Hutahayan, sebelumnya Sat Narkoba Polres Belitung mengirim sampel arak fermentasi milik FT serta HC ke Laboratorium BPOM Pangkalpinang. Selain itu juga memeriksa keterangan dari saksi ahli dalam kasus tersebut.

“Dari hasil laboratorium BPOM menyatakan, kedua sampel tidak mengandung bahan pangan berbahaya. dan hanya termasuk ke dalam minuman beralkohol golongan B,” kata Hutahayan kepada Belitong Ekspres, Rabu (23/9).

Untuk mengetahui pemeriksaan saksi ahli, Hutahayan masih enggan berkomentar banyak. Sebab Jajarannya masih memintai keterangan dari saksi BPOM yang ada di Tanjungpandan.

“Dalam kasus ini, sesuai pasal yang diterapkan beberapa waktu lalu. Yakni tentang pangan. Mudah-mudahan Minggu ini selesai. Setelah itu kita akan limpahkan ke jaksa,” jelasnya.

Sebelumnya dalam kasus ini polisi menjerat tersangka FT dan ET dengan Pasal 135 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan juncto Pasal 55 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Ancaman hukumannya dua tahun penjara. Atau denda Rp 4 miliar.

Sedangkan HC Pasal 135 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan Juncto Pasal 53 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Ancaman hukumannya dua tahun penjara. Atau denda Rp 4 miliar.

“Untuk tersngka HC, kami masih melakukan pantauan. Jika Minggu depan tidak ada kabar, maka kita akan terbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO),” pungkasnya pria berdarah Batak ini. (kin)