Kasus Covid-19 Belitung Melonjak, Sehari 5 Orang Terpapar

by -
Kasus Covid-19 Belitung Melonjak, Sehari 5 Orang Terpapar
Ilustrasi Corona.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kasus Covid-19 di Kabupaten Belitung, kembali melonjak. Selasa (22/9) kemarin ada penambahan 5 pasien baru terpapar Covid-19, yang 2 diantaranya dari klaster keluarga Warga Negara Asing (WNA), Perancis, berinisial JN (66).

Perkembangan kasus corona tersebut disampaikan Bupati Belitung sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Belitung H. Sahani Saleh, S.Sos dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/9).

Istri dan anak pasien 1412 positif Covid-19 WNA asal Prancis, ikut terpapar berdasarkan pemeriksaan Uji PCR Spesimen Swab tenggorokan dengan alat TCM di Laboratorium Biomedis RSUD dr. H. Marsidi Judono, Kabupaten Belitung.

“Pasien 1411 inisial IL perempuan (52) swab positif terkonfirmasi Covid-19 dan pasien 1413 inisial NA perempuan (9) swab positif terkonfirmasi Covid-19. Keduanya merupakan istri dan anak dari pasien 1412,” terang Bupati Belitung H. Sahani Saleh.

Sebelumnya, pasien 1412 yang merupakan WNA Perancis dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada 21 September 2020. Pada tanggal 9 September 2020, dia bersama pasien 1411 dan 1413 datang dari Negara Perancis, lalu transit 1 malam di Jakarta, dan tiba di Belitung pada tanggal 11 September 2020.

Setibanya di Tanjungpandan, Belitung, pasien dilakukan rapid test pada tanggal 11 September 2020 di RSUD dr. H. Marsidi Judono, Kabupaten Belitung, dengan keluhan gejala panas, batuk dan pilek.

“Hasil tes menyatakan bahwa hasilnya non reaktif, kemudian kedua pasien dipulangkan. Sebelum melakukan perjalanan ke Indonesia kedua pasien juga sudah pernah melakukan tes Swab PCR sebanyak 3 kali di Perancis dengan hasil negatif,” jelas Bupati yang karib disapa Sanem.

Setelah pasien 1412 dinyatakan positif pada tanggal 21 September 2020, pasien 1411 dan 1413 juga ikut dilakukan pengambilan swab, untuk pemeriksaan lanjutan swab PCR dengan alat TCM di Laboratorium Biomedis RSUD. Dan hasil tes menyatakan bahwa pasien 1411 dan Pasien 1413 terkonfirmasi positif Covid-19.

“Saat ini kedua pasien sedang diisolasi dan diobservasi di RSUD dr. H. Marsidi Judono, Kabupaten Belitung untuk menentukan perawatan lebih lanjut sesuai pedoman yang berlaku,” tukas orang nomor 1 di Kabupaten Belitung.

Selain ibu dan anak dari WNA asal Prancis, ada 3 pasien lainnya yang juga positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Belitung. “Ketiganya yaitu pasien 1454 inisial SS perempuan (57), pasien 1455 inisial WS laki-laki (63), dan pasien 1457 inisial BS laki-laki (55),” sebut Sanem.

Menurut Bupati, pasien 1454 dan1455 adalah sepasang suami istri. Pasien 1454 berinisial SS adalah istrinya. Pasien dirujuk dari sebuah rumah sakit swasta di Belitung pada tanggal 21 September 2020, dengan gejala sesak, batuk dan suspek Bronkopneumonia.

“Pasien dengan riwayat perjalanan dari Jakarta pada tanggal 13 September 2020. Pada tanggal 21 September 2020 pasien dilakukan rapid test dengan hasil non reaktif,” jelas Bupati Belitung.

Lalu, pada tanggal 22 September 2020 dilakukan pengambilan swab pertama pasien. Dan hasilnya dinyatakan bahwa pasien 1454 terkonfirmasi positif Covid-19. “Saat ini pasien sedang dirawat di ruang isolasi ICU RSUD dr. H. Marsidi Judono,” paparnya.

Sedangkan suaminya WS, adalah pasien 1455 yang dirujuk dari rumah sakit swasta di Belitung pada tanggal 21 September 2020. Pasien ini dengan gejala sesak dan penyakit komorbid kencing manis. WS sempat menjalani perawatan di rumah sakit swasta di Belitung tersebut mulai dari tanggal 18 September 2020.

Adapun riwayat perjalanan pasien juga bersama istrinya dari Jakarta pada tanggal 13 September 2020. Kemudian, pada tanggal 21 September 2020 pasien dilakukan rapid test dengan hasil reaktif.

Lantas, pada tanggal 22 September 2020 dilakukan pengambilan swab pertama pasien, dan hasilnya dinyatakan bahwa Pasien 1455 terkonfirmasi positif Covid-19. “Saat ini pasien sedang dirawat di ruang Isolasi ICU RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung,” terang Sanem.

Kemudian pasien 1457 berinisial BS (55). Pasien ini dirujuk dari sebuah klinik swasta di Belitung pada tanggal 21 September 2020, dikarenakan hasil rapid test di klinik swasta tersebut dinyatakan reaktif.

Pada tanggal 22 September 2020 dilakukan pengambilan swab pertama pasien, dan hasilnya dinyatakan bahwa pasien 1457 terkonfirmasi positif Covid-19. “Saat ini pasien sudah dikarantina di Pusat Karantina SKB Tanjungpandan, Belitung,” pungkas Sanem.(dod)