Kasus Covid-19 di Beltim Kembali Melonjak, Hari Ini 20 Orang Terpapar

by -
Kasus Transmisi Lokal, 1 Warga Kelapa Kampit Positif Covid-19
Ilustrasi

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim melalui Sekda Ikhwan Fahrozi, kembali merilis penambahan sebanyak 20 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 .

Dalam siaran pers, Sabtu (23/1) hari ini, kasus transmisi lokal makin melonjak. Selain pelajar, ibu rumah tangga, kali ini salah seorang guru di SMAN Kecamatan Manggar ikut terpapar.

20 pasien itu yaitu Ny. FEH (53), Ny. R (39), Tn. ADNJ (22), Tn. NM (26), Tn. MI (50), An. RATN( 9), Ny. LL (50), Tn. MZ (44), Ny. R (59), Tn. S (44), Tn. A (51), Tn. M (42), Tn. M (30), Tn. PTS (31), Nn. AE (20), Ny. WYA( 24), Tn. S (49), Tn. TH (16), Tn. A (54), dan Tn. AK (22).

Ny. R adalah seorang ASN di SMAN, yang beralamat di Desa Lalang Kecamatan Manggar. Pasien ini merupakan kontak erat dan hasil tracking dari kasus terkonfirmasi COVID-19 sebelumnya.

Selanjutnya, Ny. FEH berdomisili di Desa Mentawak, Tn. A beralamat di Desa Mekar Jaya, Nn. AE seorang mahasiswa beralamat di Desa Padang, Ny. WYA beralamat di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar.

Kemudian, Tn. M beralamat di Desa Kelubi, Tn. MI beralamat di Desa Mayang, Ny. R seorang ibu rumah tangga beralamat di Desa Senyubuk, Tn. TH pelajar beralamat di Desa Senyubuk, Tn. A warga Desa Senyubuk dan Tn. AK warga Desa Senyubuk.

Sedangkan Tn. ADNJ seorang karyawan salah satu Bank di Kecamatan Manggar beralamat di Desa Padang. Dia merupakan kontak erat dan hasil tracking dari kasus terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya.

Lebih lanjut Sekda Beltim memaparkan, Tn. NM adalah seorang karyawan di perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kelapa Kampit, yang beralamat di Desa Selingsing Kecamatan Gantung.

Pasien An. RATN adalah seorang pelajar yang beralamat di Desa Senyubuk Kecamatan Kelapa Kampit. Ia merupakan kontak erat dan hasil tracking dari kasus terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya.

“Ny. LL seorang ibu rumah tangga beralamat di Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat berdomisili di Desa Mentawak Kecamatan Kelapa Kampit. Yang bersangkutan merupakan kasus import (Import case),” ulas Sekda Beltim.

Sekda juga menyampaikan terkait klaster perusahaan perkebunan Sawit di Kelapa Kampit, yaitu Tn. MZ, Tn. S, Tn M, Tn. PTS dan Tn. S. Semuanya beralamat di Kecamatan Kelapa Kampit dan merupakan kontak erat dan hasil tracking dari kasus terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya.

Menurut Sekda, ke-20 pasien itu telah menjalani isolasi mandiri selama 20 hari dan tanpa gejala apapun. Sehingga pada hari ini juga sudah dinyatakan sembuh dan sudah bisa beraktifitas seperti biasa.

Kata dia, sesuai Petunjuk Tekhnis Penanganan Covid-19 Revisi 5 tahun 2020, bahwa kasus konfirmasi tanpa gejala tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR. Dinyatakan selesai isolasi mandiri apabila sudah menjalani isolasi selama 10 hari sejak pengambilan specimen diagnosis Konfirmasi.

Dengan bertambahnya 20 orang ini, maka di Kabupaten Beltim jumlah keseluruhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sampai sekarang berjumlah 136. Dengan rincian 128 orang sudah dinyatakan sembuh dan 8 orang masih menjalani isolasi mandiri.

“Sampai saat ini sebanyak 204 sample swab sedang menunggu hasil pemeriksaan dari Labkesda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalpinang,” tandas Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi. (dny)