Kasus Covid Beltim Tembus 215 Orang, 2 Hari, 4 Pelajar Terpapar

by -
Kasus Covid Beltim Tembus 215 Orang, 2 Hari, 4 Pelajar Terpapar
Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim), melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ikhwan Fahrozi menyampaikan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Ahad (14/2) kemarin sudah mencapai 215 orang.

Selain itu, sejak 2 hari terakhir terhitung 4 pelajar di Kabupaten Beltim terpapar Covid-19. Data tersebut dipaparkan Sekda berdasarkan hasil uji sampel swab di Labkesda Provinsi Bangka Belitung, tanggal 13-14 Februari 2021.

Adapun ke-4 pelajar tersebut, yakni Nn DS (17) dan An DTW (11) warga Desa Gantung, Kecamatan Gantung, An AHM (10) dan An MYA yang merupakan warga Desa Kelubi, Kecamatan Manggar.

Sebelumnya, Sekda Beltim mengumumkan pada Sabtu (13/2) terdapat penambahan 6 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian pada Ahad (14/2) terdapat penambahan 8 kasus terkonfirmasi positif Corona.

“Dari 8 pasien, 7 pasien tersebut sudah menjalani isolasi mandiri selama 28 hari dan tanpa gejala apapun. Sehingga pada hari ini juga sudah dinyatakan sembuh dan sudah bisa beraktifitas seperti biasa,” terang Sekda Beltim.

“Sesuai Petunjuk Teknis Penanganan Covid-19 Revisi 5 tahun 2020, bahwa kasus konfirmasi tanpa gejala tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR dan dinyatakan selesai isolasi mandiri apabila sudah menjalani isolasi selama 10 hari sejak pengambilan specimen diagnosis konfirmasi,” imbuhnya.

Sedangkan 1 pasien lagi, yaitu Ny HA masih menjalani isolasi mandiri. Dengan bertambahnya 8 orang pasien terkonfirmasi ini maka di Kabupaten Beltim jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi positif Covid-19 sampai saat ini totalnya 215 kasus.

“Dengan perincian 211 orang sudah dinyatakan sembuh dan 4 orang masih menjalani isolasi mandiri. Sampai saat ini sebanyak 122 sample swab sedang menunggu hasil pemeriksaan dari Labkesda Provinsi Bangka Belitung di Pangkalpinang,” ulasnya.

Oleh karena itu, dia berpesan bagi siapa saja yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 tersebut, diharapkan segera melaporkan diri ke Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Beltim, atau pusat layanan kesehatan masyarakat lainnya.

“Virus Covid-19 ini semakin berdampingan di kehidupan sehari-hari kita. Maka kedisiplinan diri dalam menjaga kesehatan menjadi sangatlah penting mengingat bahaya dan dampak yang ditimbulkan oleh virus ini sangatlah luas,” sebutnya.

“Satu hal yang terpenting adalah bagaimana perlakuan kita terhadap orang yang terpapar Covid-19. Tentunya kita harus memberikan dukungan moril dan tidak menciptakan stigma negatif terhadap siapa saja yang pernah dan masih terkonfirmasi positif,” tutupnya. (dny)