Kasus Gagal Umroh, DPRD ke Pusat

by -

*Pertanyakan ke Kementerian Agama RI

TANJUNGPANDAN-Menyikapi tertundanya keberangkatan para calon jemaah umroh di Belitung, Komisi III DPRD Belitung Kamis (26/3) siang kemarin, langsung berangkat ke Kementerian Agama RI di Jakarta. Meski di Kabupaten Belitung juga ada Kantor Kementerian Agama Kabupaten, namun belum diketahui alasan pasti mengapa Komisi III DPRD ini langsung ke Pusat.
Menurut informasi yang diterima Belitong Ekspres, tujuan keberangkatan para wakil rakyat Belitung itu untuk meminta kuasa haji sekaligus penjelasan terkait alasan tertundanya para calon jemaah umroh tersebut. Wakil Ketua Komisi III DPRD Belitung Mintet, ketika dikonfirmasi BE Kamis (26/3) kemarin mengatakan, keberangkatan ke Jakarta terkait adanya surat masuk dari para calon jemaah umroh ke DPRD Belitung. “Kami melakukan koordinasi tentang kuasa haji ke Kementerian Agama RI. Dan rencananya hanya tiga hari disana (Kemenag RI,red)” singkat Mintet.
Dalam hal koordinasi itu, seluruh personil Komisi III DPRD Belitung bersama salah satu perwakilan dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Belitung, ingin memastikan duduk permasalahan yang sebenarnya atas ketertundaan para calon jemaah umroh selama ini. “Apakah memang ada skenario dari pihak travel (penyelenggara,red) ataukah karena memang ada pembatasan kuota keberangkatan,” tanya Mintet.
Karena itu, Komisi III DPRD Belitung memastikan dan ingin mencari tahu latar belakang masalahnya. Jangan sampai ada permainan dibalik kejadian dan peristiwa selama ini. “Kalaupun ada indikasi “permainan” dari pihak-pihak tertentu misalnya. Maka, DPRD Belitung akan segera menindaklanjuti,” jelas Politikus Partai Hanura itu.
Mintet mengatakan, Komisi III DPRD Belitung hanya sebatas memfasilitasi. Terlepas, perkara ini mengarah kemana. Itu semua adalah kewenangan antara kedua belah pihak. “Yang pasti, intinya kami (Komisi III DPRD Belitung,red) hanya sebatas memfasilitasi saja. Dan mencari tahu akar persoalan sebenarnya,” tutup Mintet.
Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Belitung B Maya Hasibuan juga saat ditemui di ruang kerjanya, membenarkan adanya kunjungan Komisi III tersebut. “Iya, benar. Mereka Komisi III DPRD Belitung berangkat ke Kemenag RI,” terangnya.
Lanjut Maya, karena DPRD tugasnya adalah sebagai controlling (Pengawasan,red). Maka, sangat wajar ketika mereka menanyakan langsung ke Kementerian Agama RI. “Memang hal-hal seperti itu, sudah merupakan tupoksi Komisi III DPRD Belitung,” kata Maya.
Maya mengaku prihatin atas warga yang diketahui bernama Lasniar Suud (53) warga Aik Raya itu. Secara pribadi, Maya merasa sangat prihatin usai membaca pemberitaan di Media Harian Belitung. “Bagaimana perjuangan seorang Ibu Lasniar mengumpulkan uangnya hingga bertahun-tahun untuk digunakan sebagai biaya berangkat umroh,” ucapnya dengan sedih.
Maya menilai, animo masyarakat cukup tinggi dalam memenuhi panggilan ibadah umroh ke tanah suci Mekkah Al Mukarromah. Namun disisi lain, skenario Ilahi tetap tidak bisa dinafikan. “Artinya, sebagai manusia kita hanya merencanakan saja. Tetapi, Allah SWT-lah  yang menentukan segalanya. Sebab, semua itu terjadi atas dasar kehendak-Nya. Jadi, tidak ada yang bisa menghalanginya,” pungkas Maya.(mg2)