Kasus Markus Pegawai PN Pangkalpinang Senyap

by -

    Masih ingat kasus penipuan makelar kasus (markus) yang dilakukan oleh seorang juru sita pada Pengadilan Negeri Pangkalpinang, James Bonar Aristoleles (42) terhadap terpidana narkoba Yun Kiun? Meski sudah berjalan empat bulan sejak dilaporkan pada Rabu (11 Februari 2015) malam, Polres Pangkalpinang belum juga menetapkan James Bonar Aristoleles sebagai tersangka.
     “James Bonar Aristoleles telah kami periksa dan sampai saat ini statusnya masih sebagai saksi. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan Senin (22/6),” ujar Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi saat dikonfirmasi Radar Bangka, Kamis (18/6) malam.
    Kasus ini bermula ketika James Bonar Aristoleles dan rekannya, Ir, menemui terpidana Yun Kiun yang mendekam di Lapas Tuatunu, Kamis, 27 Februari 2014. Maksud pertemuan tersebut guna mengurus peninjauan kembali (PK) vonis penjara 10 tahun terhadap dirinya ke Mahkamah Agung. Namun James menyampaikan bahwa untuk pengurusan PK ini setidaknya dibutuhkan uang senilai Rp650 juta.
    Setelah menyerahkan sejumlah uang, ternyata PK Yun Kiun tidak kunjung dikabulkan oleh MA. Yun Kiun pun kemudian meminta uang itu dikembalikan. Namun tak kunjung terwujud. Ia pun kemudian menunjuk Ikhwan Fahroji sebagai pengacaranya untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Pangkalpinang. (ode)