Kasus Pembunuhan Biduan Campak Sudah di Kejaksaan

by -

TANJUNGPANDAN-Berkas Sahirun (44), tersangka kasus pembunuhan Juani biduan campak di Parang Bulu, Membalong, sudah dikirim Satreskrim Polres Belitung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung, Kamis (30/3).  Sebelumnya, Satreskrim Polres Belitung dan Polsek Membalong melakukan reka ulang (rekontruksi) kronologis pembunuhan sadis ini. Setelah beberapa unsur dipenuhi, akhirnya berkas tahap satu itu dikirim ke Kejari Belitung.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Robby Ansyari mengatakan, hari ini (Kamis,red) berkas sudah dikirim ke Kejari Belitung.  Beberapa unsur sudah dipenuhi di antaranya, memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti pembunuhan itu.

Selain itu, pihak Polres Belitung juga sudah melakukan rekonstruksi. “Semua unsur-unsur sudah kita lakukan, untuk selanjutnya kita menunggu petunjuk dari Jaksa Kejari Belitung,” ujar AKP Robby, kepada Belitong Ekspres.

Dalam kasus ini, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 338 Tentang Pembunuhan, dengan ancaman hukuman di atas sepuluh tahun. “Unsur pasal tersebut terpenuhi. Barang bukti yang kita amankan berupa pisau dan motor yang digunakan pelaku, sebelum menghabisi korban,” pungkasnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung yang ditunjuk menanggani kasus ini yakni Jaksa Ricky SH membenarkan adanya pelimpahan tahap satu itu. Katanya, berkas sudah dikirim oleh pihak Polres Belitung.  “Kita masih teliti berkas itu, selama 14 hari ke depan. Setelah itu kita akan menentukan sikap, untuk dilakukan tahap selanjutnya,” kata Jaksa Ricky sembari memperkirakan dalam dua minggu ke depan, kasus ini sudah bisa masuk kedalam tahap dua.(kin)