Kasus Pencurian di Beltim Meningkat

by -

*Kini, 6 Orang Pembobol Gudang Timah Diringkus Polisi

????????????????????????????????????
Kasat Reskrim Polres Beltim, AKP. Yogi Pramagita.

DAMAR – Kasus pencurian yang terjadi di wilayah Kabupaten Belitung Timur (Beltim), belakangan ini meningkat. Setelah sebelumnya polisi mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) di Kecamatan Simpang Renggiang, kini kasus pencurian terjadi di kawasan Kecamatan Damar.

Sebanyak enam orang pelaku yang melakukan pencurian pasir timah  di gudang penyimpanan di wilayah Desa Sukamandi Kecamatan Damar, berhasil diringkus anggota Opsnal Polres Beltim. Keenam pelaku yaitu, DY (23), dan HA (17), IN (20), IR (21), TY (21), dan CH (17).

Kapolres Beltim, AKBP. Nono Wardoyo, S.ik melalui Kasat Reskrim Polres Beltim, AKP. Yogi Pramagita, membenarkan adanya penangkapan pencurian tersebut. Ia mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan korban, Joni (25) warga Manggar, yang memiliki gudang penyimpanan pasir timah di Desa Sukamandi.

Korban dua kali melaporkan ke pihak Polres Beltim, terkait pasir timah di gudangnya yang berkurang. Pertama laporan korban diterima pada tangal 23 Mei, kemudian pada Senin (30/5) kemarin, korban kembali melaporkan yang kedua kalinya.

“Atas laporan inilah tim Opsnal Polres Beltim, berhasil mengungkap pelaku. Dan dari rekaman CCTV yang ada di gudang milik korban lah, anggota mempelajari gerak gerik dan postur tubuh pelaku,” ungkap AKP Yogi saat ditemui Belitong Ekspres, di ruang kerjanya, Selasa (31/5) kemarin.

Ia menambahkan dari satu orang pelaku, yang diringkus pada Senin (30/5) kemarin, akhirnya dilakukan pengembangan, hingga bertambahnya 5 orang pelaku lainnya yang merupakan warga Kecamatan Damar.

“Diduga 6 orang Pelaku tersebut, di bagi 2 kelompok, yakni, kelompok yang pertama ada 2 orang Pelaku, mereka adalah DY (23), dan HA (17). Di kelompok kedua, diringkus 4 orang pelaku, mereka adalah IN (20), IR (21), TY (21), dan CH (17). Dari 6 orang pelaku, terdapat anak berusia di bawah umur,” ujar terang Kasatreskrim.

Kasat Reskrim melanjutkan, dari pengembangan ini, tidak menutup kemungkinan akan ada pelaku lain. Sebab, pengembangan hingga kini masih dilakukan. Kata dia, pelaku sudah sering dan berulang kali melakukan aksi pencurian tersebut.

Atas perbuatannya,  keenam orang pelaku kini sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Beltim. Mereka dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 4 dengan ancaman kurungan 7 tahun. Sedangkan untuk anak di bawah umur akan diperlakukan khusus dengan UU pengadilan anak.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh anggota Polres Beltim, berupa biji pasir timah, alat pencuci timah dan karung timah. Dan dari laporan yang diterima pihak kepolisian kerugian ditafsir kurang lebih Rp. 10 juta.

Atas kejadian pencurian itu, Kasat Reskrim Polres Beltim, AKP. Yogi tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan selalu menjaga lingkungannya.

“Kepada semua masyarakat khususnya Kabupaten Beltim, agar tetap waspada dan menjaga lingkungannya masing-masing. Serta, tetap menginformasikan kepada pihak kepolisian dan instansi terkait, manakala menemukan orang orang yang mencurigakan. Selain itu juga harus meningkatkan penjagaan (Pos kambling) pada malam hari,”tandasnya. (feb)