Kasus Pencurian Jok Motor Sudah P21

by -

*Kejaksaan Segera Lakukan Pemeriksaan Dokumen

TANJUNGPANDAN- Kasus pencurian handphone (Hp) dengan modus mencongkel jok sepeda motor telah dilimpahkan Polsek Tanjungpandan ke Kejaksaan Negeri Tanjungpandan, Senin (16/11) kemarin. Kasus dengan tersangka Eko (21) itu terjadi di kawasan Wisata Pantai Tanjungpendam, (4/10) lalu.

Kapolsek Tanjungpandan Kompol Andi Rahmadi membenarkan adanya pelimpahan tersebut. Menurutnya, pelaku beserta barang bukti berupa handphone (Hp) hasil curian sudah diserahkan penyidik ke Kejaksaan Negeri Tanjungpandan. Dijelaskan, pelaku ada dua orang. Namun, satunya yang diketahui beriniasl AL (17) sudah dilakukan diversi. Namun, berkas P21 yang dilimpahkan sementara hanya Eko, sebab berkasnya sudah lengkap.

“Untuk AL, kita masih berkordinasi dengan Jaksa. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kita kenakan Pasal 363 ayat 4, yakni melakukan pencurian lebih dari satu orang, ancaman hukuman lima tahun,” terang kapolsek.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tanjungpandan Ade Sholehuddin seizin Kajari Tanjungpandan Nova Elida Saragih mengatakan, pihak Kejaksaan sudah menerima berkas P21 tersangka. “Pelaku beserta barang bukti, sudah ada di Kejaksaan. Saat ini, Jaksa Penuntut Umum yang ditunjuk, masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka beserta barang bukti,” ujar Ade Sholehuddin kemarin.

Seperti diberitakan Belitong Ekspres, Senin (5/10) lalu, dua Hp Smartphone milik Tirta (22) dan satu Hp android milik Novi (23) warga Jalan Ali Uyub RT 20/10 lenyap digondol maling. Tiga Hp keduanya digondol maling dalam jok motor yang diparkir di Pantai Wisata Tanjungpendam, Minggu (4/10).

Kedua pelaku yang diketahui bernama Eko (21) warga Jalan Jendral Sudirman Lesung Batang RT 21, dan AL (17) warga Jalan Akil Ali Tepatnya depan SMP 7 Tanjungpandan, diamankan di Jimbaran Tanjung Tinggi beberapa jam, setelah kejadian. (kin)