Kasus Positif Covid-19 Babel Kembali Melonjak, Per 9 Juni Bertambah 19 Orang

by -
Kasus Positif Covid-19 Babel Kembali Melonjak, Per 9 Juni Bertambah 19 Orang
Ilustrasi.

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG – Sehari sepi, Selasa (9/6), Bangka Belitung (Babel) mengalami lonjakan tajam kasus positif Corona Virus (Covid-19). Bahkan penambahan ini dinilai paling tinggi dibanding sebelumnya.

Secara resmi diumumkan pusat, terdata ada 19 penambahan kasus terkonfirmasi positif corona. Namun hasil specimen pemeriksaan yang diterima, setidaknya ada dua tambahan lagi untuk di Kabupaten Belitung.

“Resmi masuk data pusat yaitu 121 kasus dengan penambahan 19 kasus positif. Memang benar ada dua lagi positif di Belitung, tapi belum masuk data pusat,” ungkap Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Babel, Andi Budi Prayitno kepada Babel Pos (Grup Belitong Ekspres).

Diterangkan Andi, penambahan resmi ini tersebat di empat daerah di Babel yakni Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Selatan dan Bangka Barat. “Semua sudah ditangani, dan saat ini masih terus dilakukan penyelidikan epidemiologi (PE) oleh tim masing-masing daerah. Kami informasikan juga ada penambahan 5 pasien sembuh dari Pangkalpinang sehingga total menjadi 41 pasien sembuh,” jelasnya.

Ia melanjutkan, dengan adanya penambahan 19 kasus tersebut, maka total kasus terkomfirmasi positif di Babel saat ini sebanyak 121 kasus tersebar di Pangkalpinang sebanyak 26 kasus, Kabupaten Bangka sebanyak 44 kasus, Bangka Tengah sebanyak 7 kasus, Bangka Barat sebanyak 22 kasus, Bangka Selatan sebanyak 8 kasus, Belitung sebanyak 13 kasus dan Belitung Timur sebanyak 1 kasus.

“Dan saat ini, tim GTPPC-19 baik provinsi dan kabupaten/ kota terus berusaha meminimalisir dan mencegah penyebaran Covid-19 dengan sosialisasi dan sebagainya. Tapi upaya dan usaha yang dilakukan ini harus didukung masyarakat, setidaknya masyarakat bisa mengikuti aturan dan meningkatkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Kabupaten Bangka, kemarin mengalami lonjakan pasien positif Covid-19 sebanyak 11 orang pada Selasa (9/6). Pasien tersebut tersebar di Kecamatan Pemali, Mendo Barat dan Belinyu.

“Hari ini ditemukan kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bangka berjumlah 11 orang ,” sebut Juru Bicara Posko Bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Corona) Kabupaten Bangka (Corona), Boy Yandra, Selasa (9/6).

Pasien sembilan orang untuk di Kecamatan Pemali berinisial Ar(18) perempuan, BP (15) laki-laki, APS (18) laki-laki, MF (17) laki-laki, T (17) laki-laki, S (16) laki-laki, H (16) laki-laki, MFR (18) laki-laki merupakan kontak siswa asrama dan satu orang warga Z (32) laki-laki merupakan kontak klaster kapal keruk. Sedangkan untuk pasien positif asal Kecamatan Belinyu inisial LH ( 32) laki-laki dari paramedis di PT Timah dan kasus di Kecamatan Mendo Barat merupakan kasus perdana sejak pandemi Covid-19 dengan inisial EA (34) klaster kapal keruk.

Dengan penambahan kasus positif Covid-19 ini Kecamatan Pemali merupakan kecamatan tertinggi dengan total kasus 22 orang, disusul Kecamatan Sungailiat 10 orang, Kecamatan Belinyu lima orang, Kecamatan Merawang empat orang, Kecamatan Puding Besar satu orang, Kecamatan Mendo Barat satu orang. Total positif di Kabupaten Bangka 43 orang dan lima orang sembuh.

Saat ini dilakukan rapid tes dan swab secara massif guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Selain itu akan ada swab bagi kontak primer pasien positif Covid-19. “Setiap hari kita melakukan swab terutama yang kontak primer. Termasuk juga rapid tes guna percepatan pemutusan mata rantai,” ujarnya.

Selain itu sedang digodok sanksi sosial bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di tempat umum. Selain itu akan disosialisasikan protokoler kesehatan bagi masjid yang melaksanakan salat jumat. Masyarakat pun diminta senantiasa menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak.

Dari Bangka Selatan, 2 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 menambah jumlah daftar kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menjadi 8 kasus dari 6 kasus sebelumnya.

Dua kasus baru itu berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen swab Polymerase Chain Reaction (PCR) Laboratorium Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) Pangkalpinang dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Bangka Belitung (Babel) terhadap 2 orang berinisial Su (40) dan As (26).

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Basel, Supriyadi kepada Babel Pos menjelaskan, pasien atas nama Su (40) perempuan, warga Payung merupakan salah satu keluarga inti As (37) warga Payung yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster Kapal Keruk (KK) Singkep PT.Timah Tbk beberapa waktu lalu. Sedangkan, pasien atas nama As (26) laki-laki warga Toboali, pekerja PT.DOK perkapalan Air Kantung, Sungailiat Bangka.

“Su dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR Labkesda Provinsi Babel. Sedangkan, As terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR laboratorium RSBT Pangkalpinang,” kata Supriyadi, Selasa (9/6).

Begitu menerima informasi atas 2 orang warga Basel terkonfirmasi positif Covid-19, lanjut Supriyadi, tim kesehatan dan surveilans dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Basel langsung bergerak melakukan tracking dan pengambilan spesimen swab PCR terhadap keluarga inti As (26), warga Toboali yang diduga terpapar Covid-19 ditempat kerjanya di PT.DOK perkapalan Air Kantung Sungailiat, Bangka. Sementara, pasien Su diduga terpapar Covid-19 dari As klaster KK Singkep PT.Timah Tbk. Bahkan, Su bersama 28 orang lainnya yang kontak erat dengan As telah dilakukan rapid test hingga pengambilan swab dengan hasil rapid test semuanya Non Reaktif (NR).

“Hasil tracking terdapat 7 orang keluarga inti yang kontak erat dengan As, dan semuanya langsung kita ambil swab untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Labkesda Provinsi Babel,” jelas Supriyadi.

Ditambahkan Supriyadi, keluarga inti dari As itu yakni istri, orang tua dan saudaranya As. “As diduga terpapar Covid-19 di tempat kerjanya di PT.DOK perkapalan Air Kantung Sungailiat, Bangka dan Su diduga terpapar Covid-19 dari As klaster KK Singkep PT.Timah Tbk, karena Su merupakan keluarga inti As dan sempat kontak erat dengan As sebelumnya,” ujar Supriyadi.

Saat ini, lanjut Supriyadi, As dan Su menjalani perawatan khusus di Balai Karantina milik Provinsi Babel di Pangkalpinang. “Su dibawa oleh tim kesehatan Puskesmas Payung, sedangkan As langsung diantarkan oleh pihak perusahaannya ke Balai Karantina,” tutur Supriyadi.

Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Basel hingga Selasa (9/6), terdata 8 kasus. Meliputi 1 orang meninggal dunia, 1 orang sembuh dan 6 orang menjalani perawatan khusus di Balai Karantina milik Provinsi Bangka Belitung di Pangkalpinang. (jua/trh/err/tom)

Editor: Yudiansyah