Kasus Proyek Solar Cell UBB Masih Penyidikan

by -
pengertian-panel-surya
ilustrasi

PANGKALPINANG – Penanganan perkara korupsi Proyek Solar Cell (penerangan dengan sistem tenaga matahari) milik Universitas Bangka Belitung (UBB) yang menjerat tersangka mantan Wakil Rektor Dedi Sapja masih terus berlanjut.   Pihak penyidik saat ini sedang terus mendalami perkara yang menelan anggaran (APBN) tahun 2011 dan 2012 senilai Rp 18 Milyar.

“Belum disidangkan, karena masih penyidikan. Namun tersangka sudah kita tahan,” ucap Kajati Bangka Belitung, Happy Hadiastuty kepada harian ini.

Senada juga dikatakan oleh Aspidsus Ariefsyah Mulya kalau dalam perkara tersebut penyidik masih perlu melakukan pendalaman-pendalaman.  Pendalaman tersebut sangat dibutuhkan penyidik sebelum dilakukan penuntutan. “Tersangkanya sudah kita tahan, dengan begitu mempermudah kita dalam melakukan penyidikan. Namun  masih banyak yang harus didalami sehingga pelimpahan perkara ke pengadilan untuk saat ini belum bisa dilakukan dalam waktu cepat,” kata Aspidsus Arifsyah Mulya Siregar.

Arif memperkirakan berkas perkara ini akan lengkap (P21) usai lebaran nanti. Setelah dinyatakan lengkap maka persidangan akan bisa dimulai. “Sampai saat ini belum P21 karena masih pemeriksaan di sana sini. Mungkin diperkirakan usai lebaran nantinya,” tukasnya.

Proyek Solar Cell sendiri dikerjakan PT GMM dengan Direktur Angel. Angel sendiri  sudah ditahan pada 22 Februari  2016 lalu.  Proyek ini bersumber pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2011 dan 2012 senilai Rp 18 Milyar.   Dengan rincian  APBN 2011 sebesar Rp 5,5  selanjutnya Rp 12,999,8 M pada APBN 2012.     Dalam proyek ini penyidik menilai telah terjadi  kemahalan juga dinilai tidak sesuai spek sebanyak 67 unit.(eza)