Kasus Tanah, Oknum Caleg DPRD Terpilih Dipolisikan

by -
Ilustrasi duit
Ilustrasi jpnn

Terkait Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Terlapor Tegaskan Masalah Sudah Selesai

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Seorang oknum calon anggota legislatif (caleg) DPRD Belitung terpilih berinisial PCN dilaporkan ke Polres Belitung, akhir pekan  lalu. Politisi salah satu partai ini dilaporkan atas dugaan kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan pembelian sebidang tanah.

Dalam laporan polisi nomor LP/B-70/VIII/2019/BABEL/RESBEL Tanggal 23 Agustus 2019, korban adalah seorang wanita berinisial AG (45).  Peristiwa yang dilaporkan terjadi sekira tahun 2016, dengan tempat kejadian rumah makan D04 Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk.

Berdasarkan keterangan pelapor, korban membeli sebidang tanah di Pantai Air Sengkeling, Desa Sijuk, pada tahun 2016 melalui terlapor seharga Rp 400 juta. Setelah pelapor bertemu dengan pemilik tanah, ternyata sudah dijual ke orang lain.

Hal itu dikarenakan terlapor baru memberikan uang ke pemilik tanah tanah sebesar Rp 150 juta. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 400 juta, dan mengadukan ke Polres Belitung agar pelaku dapat diproses sesuai aturan yang berlaku.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa membenarkan adanya pelaporan dugaan kasus penipuan dan penggelapan tersebut. Saat itu terlapor baru memberikan uang sebesar Rp 150 juta dan sisanya akan dibayar atau dilunasi.

Namun, hingga sebelum korban AG melaporkan kasus ini, terlapor PCN belum mengembalikan (melunasi) uang tersebut. Merasa tertipu dan dirugikan korban kemudian membuat laporan polisi.

“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan. Kemdian dalam waktu dekat, yang bersangkutan (terlapor PCN) akan kita panggil. Dan untuk penetapan tersangka masih belum dilakukan,” kata AKP Erwan kepada Belitong Ekspres, Senin (26/8) kemarin.

Menurut AKP Erwan hingga saat ini pihak kepolisian masih terus mengumpulkan barang bukti dan memeriksa keterangan saksi- saksi. Selain itu, Satreskrim Polres Belitung juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban yang berdomisili di Tangerang.

Sebelumnya, berita dugaan kasus penipuan dan penggelapan oleh oknum calon anggota DPRD Belitung terpilih ini sempat viral di media sosial Facebook. Beragam komentar netizen menanggapi kabar heboh dugaan tindak pidana kriminal tersebut.

Terkait kasus ini, polisi sempat mendengar kabar damainya antara kedua belah pihak, bahkan pernah dimediasai. Akan tetapi, hingga saat ini Polres Belitung menyatakan belum menerima secara resmi laporan pencabutan kasus itu.

“Kami belum menerima informasi atas permintaan pencabutan laporan tersebut. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Sejauh ini kita masih mengumpulkan barang bukti,” tandas AKP Erwan.

Sementara itu, terlapor PCN terkesan enggan berkomentar banyak mengenai dugaan kasus yang sempat menghebohkan Belitung. Beberapa kali telepon dari Belitong Ekspres tidak direspon. Kemudian saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dia menjawab singkat.

Menurut PCN, semua permasalahan yang dialaminya telah selesai. Selain itu, dia juga mengirimkan screenshot chat WA konfirmasi salah satu wartawan media online di Belitung ke pelapor.

Dalam screenshot percakapan singkat tersebut, korban menjawab bahwa sudah selesai dan tidak ada masalah lagi. “Kan sudah dijelaskan, tidak ada masalah,” tegas CPN kepada Belitong Ekspres, Senin (26/8) kemarin. (kin/yud)