KBM Tatap Muka 2021 Ditunda, Sementara Waktu Sistem Daring

by -
KBM Tatap Muka 2021 Ditunda, Sementara Waktu Sistem Daring
Kepala Cabang Dindik Wilayah IV Provinsi Babel Adi Zahriadi

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Dindik) Wilayah IV Provinsi Bangka Belitung (Babel) Adi Zahriadi memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada SMA/SMK/SLB untuk semester genap tahun pelajaran 2020/2021 ditunda.

Hal itu disampaikan menindaklanjuti surat Kepala Dindik Babel Nomor : 420/1523/DISDIK tanggal 30 Desember 2020 perihal penundaan KBM Tatap Muka. Penundaan KBM Sistem Tatap Muka pada SMA/SMK/SLB mulai dari awal pelaksanaan semester genap tahun pelajaran 2020/2021 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

“Jadi untuk SMA SMK SLB Semester Genap KBM sistem PJJ/daring/online sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Kepala Cabang Dindik Wilayah IV Provinsi Babel Adi Zahriadi kepada Belitong Ekspres, Minggu (3/1) kemarin.

Semula awal semester genap pada SLB bakal dimulai pada 4 Januari. Sedangkan SMA/SMK akan mulai pada 6 Januari mendatang. Adi menjelaskan pada awal semester selama pelaksanaan KBM Sistem PJJ/daring/online, agar siswa dibimbing oleh guru dan dikontrol oleh kepala sekolah serta dikoordinasikan melalui Pengawas Bina masing-masing.

“Sementara bagi siswa SMK yang sedang melaksanakan praktik, diharapkan tetap secara tatap muka dan dikontrol dengan baik oleh pihak sekolah,” paparnya. Selanjutnya kata dia, terkait pegawai di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Babel, ada pengaturan sistem kerja dari rumah.

Yakni melalui ketentuan 50 persen dari jumlah seluruh pegawai, agar disusun pula jadwal per pekan dengan dikoordinasikan melalui pengawas bina. “Sekolah agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tandasnya.

Belajar Dari Rumah

Sementara itu, aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka untuk tingkat PAUD, TK, SD dan SMP di Kabupaten Belitung yang dijadwalkan pada 4 Januari 2021 juga kembali ditunda. Penundaan tersebut dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan kesehatan para siswa serta mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

“Keputusan untuk menunda kegiatan belajar tatap muka di sekolah ini karena kita mempertimbangkan faktor keselamatan kesehatan para siswa serta penyebaran Covid-19 yang dirasa juga belum sepenuhnya aman,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Belitung, Junaidi kepada Belitong Ekspres.

Dikatakannya, penundaan aktivitas belajar mengajar batas waktunya belum dapat di tentukan. “Kalau kondisi penyebaran virus Covid-19 ini semakin menurun dan daerah sudah ditetapkan aman dari virus tersebut, otomatis kegiatan akan kembali kita selenggarakan. Namun untuk sementara ini masih kita tunda,” jelasnya.

Menurut Junaidi, keputusan ini berdasarkan hasil kesepakatan pada rapat lintas sektoral serta saran dari Satgas Covid-19 Kabupaten Belitung agar sementara waktu ini, para siswa tetap belajar secara daring (online) di rumah masing-masing.

Ditambahkannya, namun tidak menutup kemungkinan proses belajar mengajar di sekolah tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Kita akan lihat dulu perkembangannya dalam seminggu kedepan. Apakah proses belajar di sekolah masih tetap di tunda atau sudah dapat dilaksanakan,” tukasnya.

Jika proses belajar mengajar tetap dilaksanakan di tengah pandemi kata Junadi, rencananya untuk jam belajar akan ada penambahan. Jika sebelumnya di tingkat PAUD, TK dan SD hanya dua kali pertemuan dalam satu Minggu, maka akan di tambah menjadi tiga atau empat hari pertemuan dalam seminggu.

Sedangkan untuk tingkat SMP menjadi lima hari dalam seminggu. Untuk jumlah siswa per-kelas tetap akan dibatasi hanya 50 persen dari jumlah siswa di ruang kelas.

“Kalau proses belajar mengajar tetap dilaksanakan ditengah pandemi, rencananya ada penambahan waktu belajar serta pembatasan jumlah siswa serta serta mewajibkan siswa menerapkan protokol kesehatan. Kita lihat dulu kondisi dan perkembangan dalam satu minggu ini,” pungkasnya. (dod/rez)