KBM Tatap Muka Semester II Tetap Dilaksanakan, Sepakat Pakai Shift

by -
KBM Tatap Muka Semester II Tetap Dilaksanakan, Sepakat Pakai Shift
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Alfian.

belitongekpsres.co.id, MANGGAR – Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Beltim tetap berlangsung secara tatap muka pada semester kedua tahun ajaran 2020/2021. Hanya saja, tatap muka menggunakan sistem shift pagi dan siang dengan membagi siswa menjadi dua ruangan belajar.

“Kita mengikuti perkembangan terkait dengan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Beltim. Beberapa waktu lalu di tanggal 28 Desember 2020 kita sudah memanggil seluruh pengawas SD dan K3S (kelompok Kerja Kepala Sekolah) dari 7 Kecamatan dan K3S Kabupaten untuk berkoordinasi terkait dengan masalah pembelajaran yang akan dilaksanakan pada semester genap 2020/2021,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Alfian, Selasa (1/5) kemarin.

Setelah mendengarkan paparan dan masukan terkait pelaksanaan di semester ganjil, maka diambil kesimpulan dan dibuat kesepakatan yang dituangkan dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan nomor 421.2/1840/dindik/III/2020 tentang kegiatan belajar mengajar semester genap jenjang pendidikan dasar tahun pelajaran 2020/2021.

“Intinya dari surat edaran itu adalah bahwa untuk Beltim itu tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka, dimana jadwalnya kita atur ulang. Jadi memang ada penambahan waktu dibandingkan semester ganjil atau semester I,” ujar Alfian.

Dia melanjutkan, selama semester I siswa dalam satu minggu hanya 3 kali tatap muka dan 3 kali BDR (belajar dari rumah). Sementara di semester II, semua siswa masuk setiap hari dengan dibagi menjadi dua shift, yakni pagi dan siang.

“Masalah waktunya memang kita atur bahwa jam 07.00 WIB sudah dimulai proses pembelajaran dan pulang jam 9.15 WIB. Kemudian ruangan dilakukan semprotan disinfektan. Jam 9.45 WIB masuk shift kedua ampai jam 12.00 WIB,” jelasnya.

Selain itu, edaran juga memuat pengaturan masuk sekolah secara bergantian bagi siswa yang masuk shift pagi dan siang. “Jadi misalnya rombel A, minggu pertama Januari masuk pagi dan rombel B masuk siang maka minggu kedua gantian, B masuk pagi, A masuk siang,” terang Alfian.

Pengaturan shift masuk sekolah mulai diberlakukan pekan depan yakni tanggal 11 Januari 2021. Saat ini, pihak sekolah diminta melakukan sosialisasi kepada orang tua siwa terkait pengaturan shift masuk sekolah. Sosialisasi boleh dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.

“Dalam satu minggu ini sekolah wajib melakukan sosialisasi kepada orang tua siswa. Di mana sosialisasi bisa langsung dengan mengatur jadwal dan tidak langsung dengan cara sekolah membuat surat tindak lanjut edaran yang dikeluarkan dinas,” sebut Alfian.

Alfian menambahkan, jika ada orang tua yang berkeberatan harus segera membuat surat pernyataan ke sekolah berkeberatan dengan pelaksanaan shift ini. “Artinya terjadi hal seperti itu, siswa boleh BDR, sekolah tidak menuntut orang tua jika ada yang berkeberatan anaknya masuk shift seperti itu. Konsekuensinya nanti orang tua harus lebih aktif,” tukasnya. (msi)