banner 728x90

Kebahagiaan Sulaiman, Perjaka Manggar yang Nikahi Nenek 9 Cucu

Life at ease with amazing nature| Leebong island

Rawut wajah bahagia Sulaiman dan Musina, usai melangsungkan pernikahan di KUA Manggar, Kamis (24/1).

Cinta memang tak mengenal status maupun usia. Seperti pasangan berbahagia Sulaiman dan Musina, yang mengikat janji suci untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Sulaiman jejaka (30) dan Musina (55) berstatus janda tujuh anak dengan 9 cucu.

Laporan: Muchlis Ilham Belitong Ekspres

Ijab yang diucapkan Kepala KUA Kecamatan Manggar, Eko Heppy Cahyo mengantarkan qabul Sulaiman menunaikan janji menikahi sang idaman hati Musina, Kamis (24/1) pagi. Cuaca panas yang bersahabat, sepertinya tak sedikit pun menghalangi pernikahan sepasang calon mempelai di Kantor KUA Kecamatan Manggar.

Pagi itu, menjadi hari paling bahagia bagi Sulaiman (30) perjaka tulen warga Dusun Baru Desa Baru Manggar. Betapa tidak, Sulaiman resmi menikahi Musina (55) warga Tanjungpandan yang berstatus janda beranak tujuh dan sembilan cucu.

Sulaiman hadir ke kantor KUA mengenakan setelah baju kemeja berwarna putih dipadukan dengan celana kain hitam, kopiah hitam dan sepatu pantofel yang sekilas terlihat berukuran 38. Sedangkan Musina menutup diri dengan kerudung putih berpadu kebaya putih berenda serta sendal berhak.

Keduanya mendatangi kantor KUA setelah sehari sebelumnya melapor bahwa berniat menikah. Iringan keluarga kedua belah pihak mengantarkan keduanya duduk di atas kursi yang disediakan, sambil menghadap Kepala KUA. Senyum manis coba dilemparkan Musina kepada para pengantar, begitu juga dengan Sulaiman yang mungkin merasakan kebahagiaan tak terkira.

Kepala KUA Manggar Eko Heppy Cahyo mengaku, perbedaan usia kedua mempelai memang biasa terjadi. Namun usia calon mempelai perempuan yang jauh lebih tua, mungkin baru kali ini terjadi.

“Kalau di daerah lain sering kita dengar ada pernikahan yang usia terpaut jauh. Nah kali ini, keunikan tersebut juga ada di sini (KUA Manggar),” ujar Eko.

Tak perlu waktu terlalu lama, Kepala KUA Kecamatan Manggar langsung menyampaikan khutbah nikah kepada kedua calon yang akan mengikat janji seumur hidup. Saksi-saksi pernikahan didekatkan kepada kedua calon untuk mendengarkan khutbah yang sesekali mengurai tawa karena humor Kepala KUA.

“Umur bukanlah halangan, begitu pula dengan status calon istri yang sudah lama menjanda sementara calon suami masih berstatus perjaka tulen. Tetapi Allah telah mempertemukan kalian berdua,” ucap Kepala KUA Kecamatan Manggar dalam khutbah.

Usai menyampaikan khutbah nikah, Kepala KUA Manggar langsung mengarahkan calon mempelai laki-laki untuk memulai prosesi ijab qabul. Uang kartal pecahan seratus ribu dijadikan mahar pernikahan keduanya. Ketika ditanyakan apakah ikhlas menerima mahar calon suami, tak ada keraguan diucapkan calon istri.

“Saya terima nikahnya Musina binti Faruk dengan mas kawin seratus ribu rupiah dibayar tunai,” ucap Sulaiman disertai iringan ucapan Alhamdulillah dari seluruh kerabat kedua mempelai.

Usai prosesi ijab qabul, Musina dengan semangat menceritakan awal pertemuan keduanya. Perkenalan singkat, ternyata tak menghalangi Sulaiman mengajak Musina untuk mengingat janji pernikahan. Bahkan dukungan pihak keluarga tanpa kendala didapat.

Sulaiman berjanji siap menerima apa adanya Musina yang kesehariannya bekerja di warung kopi. Sementara Musina siap menerima Sulaiman yang berprofesi sebagai nelayan.

Menyandang status janda selama 12 tahun, Musina sepertinya memang tidak pernah menyangka akan menemukan pendamping hidup kembali. Sulaiman pun merasa tak kalah beruntung karena dipertemukan dengan Musina yang terpaut usia 25 tahun.

“Aku ketemu Sulaiman di warung kopi jalan Sulawesi. Dialah yang ngajak nikah, aku sih mau-mau saja asal dia terima apa adanya,” kata Musina.

Sulaiman memang mengalami rabun yang menyebabkan penglihatannya sedikit terganggu. Namun, Sulaiman adalah nelayan hebat yang tangguh saat melaut. Bahkan dari hasil melaut yang ia jalani selama ini, Sulaiman memiliki perahu dan peralatan mencari ikan.

Mungkin sebab itulah, Musina tak pula ragu menerima ajakan menikah yang diucapkan Sulaiman sebulan silam. Musina tertawa lepas saat Kepala KUA mengatakan Sulaiman langsung dapat “paket” anak karena menikahi dirinya.

Ditanya soal apakah berniat memiliki keturunan, Musina menyerahkan semuanya kepada yang di atas (Allah SWT). “Ya kita jalani sajalah,” ujar Musina berlalu. (***)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply