Kedapatan Bermain Game di Warnet Saat Jam Belajar, Sebelas Remaja Ini diangkut Satpol PP

by -
Kedapatan Bermain Game di Warnet Saat Jam Belajar, Sebelas Remaja Ini diangkut Satpol PP
Kabid Tibum Satpol PP Kabupaten Belitung, Safarudin, saat memberikan pemahaman kepada sebelas remaja, Rabu (12/12/2019).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDANMain game di Warnet hingga pukul 21.00 WIB, 11 ABG (Anak Baru Gede) diamankan Satpol PP Kabupaten Belitung, Rabu (11/12/2019).

Penertiban anak-anak yang masih bersekolah tersebut berdasarkan Perbup No.62 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan jam belajar masyarakat.

Kesebelas ABG tersebut dibawa ke kantor Satpol PP Belitung untuk kemudian dilakukan pemanggilan terhadap orang tua dari anak-anak tersebut.

Setelah dipanggil, nasihat pun diberikan Satpol PP pada kesebelas anak-anak itu. Kemudian barulah mereka diberi surat pernyataan untuk tidak akan mengulangi perbuatan itu dihadapan orang tua, serta pihak guru dari sekolah masing-masing. Setelah semua selesai, barulah mereka dipersilahkan pulang.

Sedangkan untuk orang tua yang tidak hadir saat itu yakni, Rabu (11/12) malam, akan dipanggil oleh pihak sekolah, Kamis (12/12).

Kabid Tibum Satpol PP Kabupaten Belitung, Safarudin, mengatakan, surat pernyataan itu dibuat untuk memberikan efek jera kepada anak-anak. Bahwa mereka tidak boleh lagi keluar saat malam hari terutama saat jam belajar, yakni dari pulul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB.

“Jam belajar posisi harus di rumah. Lebih dari jam itu juga tidak boleh keluar rumah. Sudah masuk jam malam,” katanya.

Kemudian, katanya, untuk pengusaha warung internet (warnet) pihaknya juga sudah memberikan sanksi yang sama.

Satpol PP juga memberikan peringatan pihak warnet agar memantau dan menyuruh pulang jika ada anak yang masuk apalagi bermain game di warnetnya. “Jika sudah tiga kali kita temukan ada anak sekolah yang masih bermain game di warnet yang sama, maka tidak menutup kemungkinan warnet akan dicabut izinnya,” sebutnya.

Apalagi, kata Safarudin, warnet-warnet yang ada di seputaran Tanjungpandan ini banyak yang buka 24 jam.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada orang tua harus lebih ketat lagi mengawasi anak-anaknya, terlebih sudah memasuki jam belajar. “Karena ada banyak kasus anak yang berbohong kepada orang tuanya. Bilangnya mau membuat tugas, namun bermain game,” tegasnya.

Bukan karena main warnet dan PS saja, tapi jika ditemukan di jalan saat jam belajar pun akan kami amankan.

Sementara itu, penertiban tersebut dihadiri juga oleh Dinas Pendidikan Kabupaten dan Provinsi, Polres Belitung, POM, dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Perindustrian (DPMPTSPP) Kabupaten Belitung.

 

Editor: Subrata
Reporter: Faizal