Kejagung Sita 8 Bidang Tanah Milik Tersangka Tipikor Asabri di Belitung 

by -
Kejagung Sita 8 Bidang Tanah Milik Tersangka Tipikor Asabri di Belitung 
Tim Jampidsus Kejagung memasang plang penyitaan aset tanah tersangka Heru Hidayat di Desa Mentigi, Kecamatan Membalong. (foto ist)

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita 8 bidang tanah dengan luas sekitar 166.943 M2 di Kabupaten Belitung. Barang bukti itu disita terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asabri yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 23,73 triliun.

Penyitaan dilakukan Tim Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, pada Selasa (25/5). Adapun 8 bidang tanah milik tersangka Heru Hidayat tersebut berada di kawasan Desa Keciput, Sijuk dan Desa Mentigi, Membalong. Untuk di Desa Keciput merupakan lapangan golf.

Penetapan izin penyitaan berdasarkan surat dari Pengadilan Negeri Tanjungpandan Nomor : 92/Pen.Pid/2021/PN Tdn tanggal 10 Mei 2021. Humas Pengadilan Negeri Tanjungpandan Imam Mualimin membenarkan adanya penetapan izin penyitaan tersebut. “Benar ada izin dipenyitaannya,” katanya kepada Belitong Ekspres, Rabu (26/5).

Namun demikian untuk data lebih lengkapnya Imam masih enggan berkomentar banyak. Terhadap aset-aset para tersangka korupsi PT Asabri yang telah disita itu selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), untuk diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan Negara.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung I Gede Punia Atmaja membenarkan adanya penyitaan tersebut. Tim dari Kejagung datang untuk melakukan penyitaan barang bukti perkara korupsi PT Asabri. “Sifat kita hanya membantu dan mendukung tim yang melaksanakan tugas, agar berjalan dengan lancar,” terangnya kepada Belitong Ekspres.

Sementara itu, Kepala Desa Keciput, Lubis juga membenarkan kedatangan rombongan penyidik Kejagung untuk memasang plang penyitaan aset yang berada dalam lingkungan lapangan golf tersebut.

“Iya kemarin siang (25/5) sekitar pukul 11.00 WIB mereka datang, saya bersama kadus dan perangkat desa lainnya ikut mendampingi. Lokasinya di area lapangan golf,” kata Lubis saat dihubungi Belitong Ekspres, kemarin.

Kata Lubis, lokasi itu berada dalam wilayah administasi Desa Keciput, seperti yang tercantum dalam sertifikat HGB. Namun, bisa saja saat ini sudah masuk wilayah Tanjung Tinggi atau tetap Desa Keciput. “Tapi di Serifikatnya masih Desa Keciput, luasnya sekitar 1,6 hektar dan sudah dipasang pelang itu,” sebutnya.

Jika ada temuan hukum yang berkenaan aset negara yang berada di lingkungan Desa Keciput, tentu dia siap bekerjasama guna menindaklanjutinya. “Kita siap bekerjasama dengan aparat hukum, jangan sampai aset-aset negara yang dipermainkan para oknum koruptor ini bersembunyi di daerah desa kami,” tukasnya. (gw/fin/dod)

Berikut aset tersangka Heru Hidayat di Belitung:

1. 1 bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00030/Desa Keciput seluas 16.813 m2 yang terletak di Desa Keciput dengan pemegang hak An. PT Seribu Pulau Tropika.

2. 1 bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00002/Desa Mentigi seluas 20.000 m2 yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak An. PT Membalong Pantai Lestari.

3. 1 bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00003/Desa Mentigi seluas 20.000 m2 yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak An. PT Membalong Pantai Lestari.

4. 1 bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00004/Desa Mentigi seluas 30.130 m2 yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak An. Tan Drama.

5. 1 bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00005/Desa Mentigi seluas 20.000 m2 yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak An. PT Membalong Pantai Lestari.

6. 1 bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00006/Desa Mentigi seluas 20.000 m2 yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak An. Tan Drama.

7. 1 bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00007/Desa Mentigi seluas 20.000 m2 yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak An. Tan Drama.

8. 1 bidang tanah sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00008/Desa Mentigi seluas 20.000 m2 yang terletak di Desa Mentigi dengan pemegang hak An. PT Membalong Pantai Lestari.

Sumber: Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak