Poktan Harapan Jaya Membalong Terima Program 11 Sapi PO Integrasi dengan Kebun Sawit

by -
Kelompok Tani Harapan Jaya Terima Program 11 Sapi PO
Kelompok Tani Harapan Jaya Terima Program 11 Sapi PO
Kunjungan Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Anggota DPRD Provinsi babel Beliadi ke Sekretariat Poktan Harapan Jaya untuk meninjau dan memastikan kelompok tersebut layak menerima bantuan.

belitongekspres.co.id, MEMBALONG – Setelah tiga tahun menunggu akhirnya Kelompok Tani (Poktan) Harapan Jaya mendapatkan bantuan 11 ekor sapi jenis PO (Peranakan Ongole). PO Merupakan hasil kawin silang antara jenis Sumba Ongole (SO) dan sapi Jawa.

Sehubungan dengan program bantuan, untuk diketahui, Poktan ini merupakan kelompok aktif di bidang peternakan dan perkebunan yang berasal dari Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

Terkait dengan ini, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Beliadi, S.IP, mengungkapkan, digulirkannya bantuan sapi ke masyarakat tidak terlepas dari program 1000 sapi sebagaimana program Bapak Erzaldi Rosman sebagai Gubernur Babel. Adapun bentuk program yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Babel adalah bentuk peternakan sapi yang terintegrasi dengan perkebunan sawit.

“Saat mencalonkan diri sebagai Gubernur Babel, Pak Erzaldi memiliki program 1000 sapi untuk Poktan se Provinsi Babel, kelompok ini (Harapan Jaya, Red) mengajukan bantuan program tersebut dengan poropsal pengajuan sesuai prosedur dan birokrasi serta administrasi yang ada,” kata Beliadi saat ditemui belitongekspres.co.id, Kamis (17/10).

Menurut Beliadi, upaya-upaya yang dilakukan Poktan Harapan Jaya ini tidak sekedar membuat proposal pengajuan. Masa menunggu sebelum terealisasi pun hingga tiga tahun. Ada banyak hambatan-hamabatan yang dilalui.

Namun demikian, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi ini tidak tinggal diam. Beliadi berupaya memberikan saran dan masukan kepada petani, dan ia pun berinisiatif jemput bola pada pemangku kebijakan di tingkat provinsi, mendorong agar program ini segera terealisasi.

Sementara itu, Ketua Poktan Harapan Jaya, Hardono, mengatakan, pihaknya mulai mengajukan bantuan program sapi tersebut dari akhir tahun 2016. Setiap tahunnya kelompok ini memperbaharui proposal dan mengajukannya ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel.

“Proposal terus kami ajukan, dan alhamdulillah pada akhir tahun 2018 telah mendapatkan titik terang bagi kelompok kami untuk mendapatkan bantuan tersebut,” ungkap Hardono.

Gayung bersambut, menurut Hardono, proposal yang mereka ajukan akhirnya mendapat tanggapan. Tim dari provinsi kemudian datang dan melakukan survei. Apa dikata, jalanan tak selalu mulus, setelah dilakukan survei lapangan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL), ternyata nama Kelompok Tani Harapan Jaya tidak masuk dalam daftar bantuan tersebut.

Kelompok Tani Harapan Jaya Terima Program 11 Sapi PO
Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya, Hardono, saat berada di area peternakan kandang sapi di Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

“Justru malah yang dapat bantuan adalah kelompok yang baru 1 tahun mengajukan. Entah apa kesalahan kami, apakah administrasi dan lainnya kurang lengkap” ujar Hardono.

Tak patah arang, merasa memiliki wakilnya yang duduk di kursi DPRD Provinsi Babel, Hardono dan anggota kelompoknya kemudian berkoordinasi dengan Pak Beliadi, Dinas Terkait, serta Ibu Rukia selaku penyuluh pertanian Desa Tanjung Rusa. Semua berproses, akhirnya usaha dan kerja keras membuahkan hasil.

“Pengajuan ini tentu berjenjang. Awalnya kelompok kami mengajukan proposal ke Pemkab Belitung, dan terakhir kami ajukan ke Pemerintah Provinsi Babel,” ungkap Hardono.

Pada awal tahun 2019, Poktan Harapan Jaya sudah diberikan pembekalan atau bimtek sebelum menerima bantuan sapi. Kemudian pada tanggal 10 Oktober 2019 kemarin, Poktan Harapan Jaya resmi menerima bantuan sapi yang langsung diserahkan oleh Gubernur Bangka Belitung di Desa Pelepak Pute. Tiga hari kemudian, tepatnya Minggu, 13 Oktober 2019, Sapi Kelompok Tani Harapan Jaya telah ditempatkan di kandang, Desa Tanjung Rusa, Membalong.

“Saya secara pribadi, sebagai ketua, dan mewakili Poktan Harapan Jaya Desa Tanjung Rusa, mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada penyuluh pertanian Desa Tanjung Rusa Ibu Rukia, dan khususnya kepada bang Beliadi yang telah menemukan titik terang dari masalah sapi kelompok kami yang sempat dialihkan ke kelompok lain,” ujarnya.

Dengan adanya bantuan sapi tersebut, Hardono berharap mampu memberikan efek positif, terutama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. “Kami selaku masyarakat menitipkan amanah rakyat yang diwakilkan oleh bapak Beliadi di DPRD Provinsi Babel, untuk dapat memberikan informasi-informasi terkait pengembangan poktan di daerah Belitung dan Belitung timur, khususnya kelompok tani kami Harapan Jaya,” harap Hardono.

Hardono usul, jika selanjutnya Pemprov Babel memiliki program pengembangan, khususnya pada peternakan sapi, pihaknya berharap pemerintah bisa memberikan fasilitas mesin pencacah pelepah sawit untuk makanan sapi. Masukan serta dukungan ini sebagaimana program Gubernur Babel yang berharap agar peternakan sapi bisa berintegrasi dengan perkebunan sawit.

(rel | belitongekspres.co.id)