banner 728x90

Kemarau Keringkan 20 Hektar Sawah Belitung

Life at ease with amazing nature| Leebong island
Kemarau Keringkan 20 Hektar Sawah Belitung

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Destika Effenly

Destika sarankan Agar Petani Urus Asuransi

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Sedikitnya 20 hektar sawah di Kabupaten Belitung, mengalami kekeringan akibat kemarau panjang sejak tiga bulan terakhir.

“Ada 20 hektar sawah mengalami kekeringan karena sawah tersebut murni tadah hujan sehingga sekarang kondisinya kering,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Destika Effenly, saat ditemui Belitong Ekspres, Kamis (19/09).

Destika menyebutkan, lahan sebanyak 20 hektar tersebut tersebar di beberapa daerah, diantaranya Kecamatan Membalong, Badau dan Sijuk, Selat Nasik. Khusus kecamatan Membalong mengalami kekeringan lahan sawah paling besar, yakni mencapai 8 hektar.

Lebih lanjut dikatakan Destika, luas keseluruhan tanaman padi dan sawah di kabupaten Belitung mencapai sekitar 700 hektar, kebun lada seluas sekitar 6.000 hektar dan kebun hortikultura seluas 1.000 hektare.

Selain berdampak kepada tanaman padi, ujar Destika, kondisi kekeringan tersebut juga berdampak terhadap jenis pertanian lainnya.

“Namun untuk tanaman hortikultura, kondisi kekeringan ini masih bisa diatasi oleh para petani. Karena mereka menggunakan pompa air untuk penyiraman,” katanya.

Guna mengatasi permasalahan tersebut pihaknya mendorong agar petani nantinya dapat mengasuransikan sawah mereka melalui program pemerintah saat ini yaitu Asuransi Usaha Tani Pertanian.

“Hanya saja, masih banyak petani yang belum mengurus asuransi tersebut,” ujarnya.

Padahal, menurut Destika, hal tersebut penting dilakukan guna mengurangi resiko kerugian dari tanaman padi dan sawah yang puso atau gagal panen.

“Apabila nanti kondisi diserang hama atau kemarau petani-petani kita bisa terbantu dengan kondisi seperti sekarang,” ujarnya.

Destika berharap, di tahun 2020 mendatang petani di kabupaten Belitung menjadi anggota asuransi agar bisa membantu pertanian mereka apabila mengalami masalah. “Tahun depan kita giatkan sosialisasi, dan petani kan tidak bayar,” pungkasnya.

(Doddy Pratama | belitongekspres.co.id)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply