Kembali Berulah, Dulu Kasus Narkoba, Sekarang Curi Kotak Amal Masjid

by -
Kembali Berulah, Dulu Kasus Narkoba, Sekarang Curi Kotak Amal Masjid
Kembali Berulah, Dulu Kasus Narkoba, Sekarang Curi Kotak Amal Masjid
Suasana saat Konferensi Pers yang digelar Polsek Tanjungpandan, hari ini, Senin (25/11/2019)

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Untuk yang ke sekian kali, jajaran Polsek Tanjungpandan berhasil mengungkap kasus pencurian di wilayah hukumnya. Sebelumnya, Polsek Tanjungpandan mengamankan Rafiq (24) pelaku pencurian Handphone di Kapal KM Cantika Persada.

Kali ini, Polsek Tanjungpandan berhasil mengamankan KD (21) yang merupakan pelaku pencurian kotak amal untuk masjid di sebuah warung milik Mohamad Saleh Derita (52), di Jalan Lettu Mad Daud Rt 014 Rw 05 Kelelurahan Kampung Damai, Tanjungpandan, Minggu (24/11/2019).

Kapolsek Tanjungpandan, AKP Agus Handoko, mengatakan, pelaku pencuri kotak amal yakni KD warga jalan Lettu Mad Daud, Kelurahan Parit, Tanjungpandan itu sudah pernah masuk penjara pada tahun 2016 silam.

“Pelaku saat ini juga merupakan PB (Pembebasan Bersyarat) dari kasus Narkoba di Kejaksaan Belitung Timur. Saat ini pelaku diamankan di Polsek Tanjungpandan untuk 20 hari kedepan,” kata AKP Agus saat konfrensi pers, Senin (25/11/2019).

Kemudian kata AKP Agus, pelaku menjalankan aksinya seorang diri dengan modus awalnya membeli makanan di warung tersebut saat magrib. Kemudian tanpa sepengetahuan dari pemilik toko, si pelaku mengambil kunci gembok toko tersebut.

“Magrib pelaku membeli makanan di toko dan mengambil kunci gembok, kemudian Sabtu (23/11) pukul 02.00 WIB dini hari, ia (pelaku) masuk ke toko tersebut menggunakan kunci yang ia ambil sebelumnya,” jelasnya.

Kemudian setelah masuk, pelaku mengambil uang di kotak amal dengan cara memecahkan kaca dari kotak amal tersebut.

“Kotak amal itu berisikan uang sebanyak Rp. 3,7juta. Ia juga mengambil sebuah Kipas Angin, serta uang yang disimpan oleh pemilik toko di sebuah toples,” ungkapnya.

Untuk barang bukti Polsek Tanjungpandan mengamankan 1 buah kotak amal, 1 Sweter warna hitam, 2 kaos oblong (yang baru pelaku beli), 1 gembok besi, 1 toples kosong dan1 kipas angin.

Atas kejadian tersebut kata AKP Agus, pelaku dikenakan pelanggaran terhadap 363 ayat (1) ke-3 KUHP.

“Dengan ancaman 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Berdasarkan maraknya kasus kriminalitas saat ini, Kapolsek menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati – hati dan segera lapor kepada polisi jika menemukan tindak kejahatan.

“Segera lapor ke Polisi jangan di Medsos. Karena untuk memudahkan kami dalam prosesnya sebelum pelaku tersebut kabur,” tukasnya.

Editor: Yudiansyah
Reporter: Faizal