Kemenag Belitung Tetap Izinkan Orang Menikah, Tapi Ada Sejumlah Syaratnya

by -
Kemenag Belitung Tetap Izinkan Orang Menikah, Tapi Ada Sejumlah Syaratnya
Ilustrasi prosesi akad nikah. Foto istimewa

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung tetap mengizinkan masyarakat untuk menikah. Namun, hanya ijab qobul tanpa adanya pesta resepsi yang mengundang orang banyak.

Selain itu, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh calon pengantin. Seperti menggunakan masker dan sarung tangan pada saat ijab qobul, serta mencuci tangan terlebih dahulu.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung H Masdar Nawawi mengatakan, aturan itu berdasarkan edaran Direktur Jendral Binmas Islam Nomor P002/DJ.III/HK.007/03/2020, tentang himbauan dan pelaksanaan protokol penanganan Covid-19.

“Yakni pada layanan proses akad nikah, pasangan pengantin dan penghulu harus menggunakan sarung tangan dan masker pada saat ijab qobul,” kata H Masdar kepada Belitong Ekspres.

Dia menambahkan, ada juga aturan lainnya. Pada saat melangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA), di dalam ruangan hanya diperbolehkan 10 orang yang masuk. Hal itu juga berlaku untuk prosesi akad di rumah.

“Untuk aturan nikah di rumah, ruangan harus terbuka dan berventilasi. Selain itu juga pihak keluarga harus menyiapkan hand sanitizer, serta pakai masker dan sarung tangan saat ijab qobul,” jelasnya.

Masdar melanjutkan, untuk acara ijab qobul di rumah pengantin, pihaknya melarang untuk mendatangkan massa dalam jumlah banyak. “Untuk nikahan hanya ijab qobul, pestanya yang dilarang,” pungkasnya.

Sementara itu, nasib malang dialami AR warga Tanjungpandan. Dia terpaksa membatalkan acara karena untuk mematuhi maklumat Kapolri, yang melarang untuk menggelar pesta pernikahan tersebut.

“Acaranya sebenarnya Minggu ini. Semua sudah dipersiapkan. Mulai dari tenda hingga katering. Namun, karena ada larangan itu, jadi kami membatalkan acara pesta pernikahan,” katanya. (kin)

Editor: Yudiansyah