Kementerian PP dan PA Gelar “Jelajah Three Ends”

by -

TANJUNGPANDAN-Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) Kabupaten Belitung, Nurman Sunanda menyampaikan, rencananya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yosana Yambise akan menghadiri program Jelajah Three Ends, di mulai 11 hingga 12 November mendatang.

“Jadi nanti Ibu Menteri akan membahas bersama-sama maksud dan tujuan dari kegiatan Three Ends. Namun, pada intinya memang ada tiga, yaitu akhiri kekerasan pada perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan akhiri akses pada sumberdaya ekonomi bagi perempuan,” kata Sunanda kepada Belitong Ekspres, Selasa (8/11), di Kantor BPMPDPKB, kemarin.

Dijelaskan Kepala BPMPDPKB itu, program Jelajah Three Ends, salah satu program unggulan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di tahun 2016. Namun demikian, untuk pelaksaan, di tiga daerah yang berbeda, dari 34 Provinsi di tanah air.

“Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya di gelar di Kabupaten Belitung. Tetapi, Bandung dan Halmahera Barat juga menjadi daerah pilihan Kementerian. Tujuannya, untuk mencegah atau mengakhiri kekerasan terhadap Perempuan dan Anak,” jelasnya.

Menurut Sunanda, adapun keinginan Kementerian menggelar program tersebut di Kabupaten Belitung, bukan berarti tingkat kekerasan pada perempuan dan anak tinggi. Tetapi, lebih ke upaya pencegahan, supaya tidak akan pernah terjadi, baik sekarang maupun yang akan datang.

“Saya himbau kepada masyarakat supaya dapat berpartisipasi untuk mengikuti program ini. Sebab, sangat bermanfaat sekaligus menambah wawasan di bidang pemberdayaan perempuan dan anak. Sehingga daerah kita terhindar dari perbuatan negatif yang bersifat merugikan,” ujarnya.

Kata Sunanda, Program ini untuk menggugah kesadaran masyarakat agar bersinergi dengan lembaga atau organisasi di masyarakat. Dengan bergitu diharapkan dapat menjadi arah bagi KPPA dan para pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah dalam melaksanakan urusan PP dan PA.

“Kegiatan Advokasi dan sosialisasi PP-PA bagi lembaga profesi dan dunia usaha dapat membangun koordinasi yang kuat antar pelaku pembangunan, menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi pembangunan khususnya urusan PP dan PA dalam mengatasi permasalahan di Belitung sampai pada tingkat kabupaten hingga desa,” pungkasnya.(mg2)