Kendaraan Kepala Dinas Ditarik

by -

PANGKALPINANG – Aset berupa kendaraan dinas yakni mobil dan motor yang digunakan beberapa kepala dinas Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang ditarik. Penarikan dilakukan pasca mutasi, pengukuhan dan dilantiknya para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas baru di Lingkungan Pemkot.

Kepada wartawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Radmida Dawam menjelaskan, penarikan guna kembali mengatur aset setelah Pemkot bersama Legislatif menyetujui dan mengesahkan Peraturan Daerah Susunan Organisasi dan Tata Kerja (Perda SOTK)dan melakukan pelantikan.

“Kita tarik aset seperti kendaraan dinas mobil dan motor. Keharusan kita tarik untuk kepentingan pejabat yang bersangkutan,” ujarnya, Rabu (4/1/) kemarin.

Termasuk dalam hal ini, lanjut Sekda berupa pengaturan kembali terhadap kendaraan, karena harus diinventaris yang kemudian akan dibagikan kembali untuk operasional pejabat itu sendiri. “Maksud penarikan itu adalah pengaturan kembali yang kemudian dikembalika lagi sesuai kebutuhan pejabat,”tegasnya.

Sementara mengenai teknis penarikan dan pemberian kembali mobil dinas tersebut Sekda memberikan kewenangan kepada Kabag Perlengkapan Setda Pangkalpinang, Suhaimi.

Dia mengakui  telah menarik semua kendaraan dinas mobil dan motor para pejabat sejak sehari setelah dilakukannya pelantikan. Suhaimi menegaskan semua kendaraan dinas akan selesai didistribusikan paling lambat hari ini, Kamis (5/1).

“Totalnya ratusan. Semuanya sudah ditarik dan kita atur kembali. Nah hari ini (kemarin -red) hampir seratus persen sudah kita distribusikan lagi setelah kita tarik. Insya Allah, besok (hari ini) semuanya telah diselesaikan. Tidak ada kendala. Semua sesuai dengan prosedur,” jelasnya.

(fiz)