Kepala Disbudpar Beltim dan 6 Pegawai Positif Covid-19

by -
Kepala Disbudpar Beltim dan 6 Pegawai Positif Covid-19
Ilustrasi

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur (Disbudpar Beltim), Evi Nardi dan 6 pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19, usai menjalani swab antigen, Senin (15/2) kemarin.

“Hasil swab beliau positif, kemudian sudah ditracking. Beliau sudah melaksanakan isolasi. Kepada pegawai juga sudah ditracking, dari hasil swab antigen kepada pegawai ada 5 atau 6 orang juga positif,” ungkap Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi, Selasa (16/2).

Dia melanjutkan, terhadap seluruh jajaran pegawai Disbudpar diberlakukan Work From Home (WFH) dan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. “Mereka diminta isolasi mandiri dan dilakukan WFH oleh dinas pariwisata,” tukas Ikhwan.

Kemudian ditambahkannya, terkait pelaksanaan swab antigen terhadap seluruh pegawai Kantor Camat Manggar, ia mengatakan bahwa hasilnya seluruh pegawai negatif. “Untuk hasil tracking Sekcam Kantor Camat Manggar dan hasil tracking terhadap pegawai seluruhnya negatif,” terang Ikhwan.

Seluruh pegawai Kantor Camat Manggar menjalani swab antigen setelah diketahui Sekcam WK, ikut tepapar. Sehingga, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Beltim melaksanakan tracking terhadap seluruh masyarakat yang kontak erat.

Oleh karena itu, Ikhwan tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Beltim agar selalu menerapkan protokol kesehatan di manapun berada. Yaitu, dengan selalu memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, menjaga jarak, jauhi kerumunan dan membatasi mobilitas jika tidak ada keperluan yang mendesak, serta makan-makanan yang sehat dan bergizi.

“Covid-19 ini semakin berdampingan di kehidupan sehari-hari kita. Tentunya kedisiplinan diri dalam menjaga kesehatan menjadi sangatlah penting mengingat bahaya dan dampak yang ditimbulkan ini sangatlah luas. Satu hal yang terpenting adalah bagaimana perlakuan kita terhadap orang yang terpapar Covid-19,” sebutnya.

“Tentunya kita juga harus memberikan dukungan moril dan tidak menciptakan stigma negatif terhadap siapa saja yang pernah dan masih terkonfirmasi positif Covid-19. Pola pikir yang positif akan ikut membangun imunitas tubuh,” tandas Ikhwan. (dny)