Kepala SMK di Kecamatan Dendang Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19

by -
Kepala SMK di Kecamatan Dendang Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19
Direktur RSUD dr H Marsidi Judono, dr Hendra SpAn.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Seorang kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dinyatakan positif terjangkit virus Corona atau Covid-19.

Pria yang sehari-hari tinggal di salah satu perumahan daerah Danau Biru, Desa Air Raya, Tanjungpandan, Belitung, dinyatakan positif Covid-19 usai dilakukan pemeriksaan PCR swab tenggorokan.

Hal itu disampaikan Bupati Belitung sekaligus ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten H. Sahani Saleh, S.Sos dalam keterangan tertulisnya Sabtu (5/6) malam ini.

Menurut Sanem sapaan karib Bupati Belitung, yang bersangkutan pertama kali diperiksa rapid test pada tanggal 24 Mei 2020 dengan hasil non reaktif.

Kemudian, pasien nomor 1028 umur 47 tahun itu, dilakukan rapid test kedua pada tanggal 3 Juni 2020. Rapid test OTG terkait pasien positif sebelumnya ini, hasilnya reaktif.

Lantas, pasien itu langsung diisolasi di RSUD dr H Marsidi Judono. “Setelah dilakukan pemeriksaan uji PCR swab tenggorokan didapat hasil positif Covid-19,” kata Sanem.

Keluarnya hasil pemeriksaan PCR OTG tersebut menambah daftar kasus positif Covid-19 di Pulau Belitung menjadi 13 orang, 5 di antaranya sudah sembuh.

Dalam siaran pers-nya, Bupati juga mengumumkan hasil pemeriksaan swab terhadap spesimen tenggorokan 10 OTG lainnya dengan rapid test reaktif dan 1 PDP. Hasilnya semua negatif Covid-19.

“Pasien 1028 laki-laki, usia 47 tahun, hasil swab positif sudah diisolasi dan saat ini masih proses tracing,” kata Bupati Belitung Sahani Saleh.

Hingga hari ini Pusat Deteksi dan Isolasi Covid-19 RSUD dr H Marsidi Judono saat ini sedang merawat 8 pasien positif Covid-19 di ruangan isolasi C, dan mengisolasi 23 OTG rapid test reaktif dan 1 PDP di ruangan Isolasi B dan Isolasi D RSUD.

“Total pasien yang sedang dirawat dan diisolasi terkait Covid-19 berjumlah 31 orang, yang menempati 3 bangsal Isolasi yaitu Isolasi B, Isolasi C dan Isolasi D,” jelas Sanem.

Sementara itu, Direktur RSUD dr H Marsidi Judono, dr Hendra SpAn belum bisa memastikan pasien 1028 yang positif Covid-19 terjangkit dari cluster Banglades atau bukan.

Kata dr Hendra, ia sudah pernah wawancara, memang pasien ini pernah bersalaman dengan cluster Banglades. Akan tetapi bukan dengan pasien positif yang sedang diisolasi (di RSUD).

“Pasien ini bersalaman dengan jamaah Banglades rapid Nr (Non Reaktif), yang sekarang sudah ke pulang ke Palembang. Bisa cluster Banglades bisa juga lokal transmisi,” ujar dr Hendra kepada Belitong Ekspres. (dod/red)

Editor: Yudiansyah