Kerugian Banjir Capai Rp 9,43 M Kerusakan Hampir Terjadi di Seluruh Kecamatan

by -

MUNTOK – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum mencatat besar kerugian akibat banjir yang melanda hampir di semua Pulau Bangka sebesar 9,43 miliar rupiah. Kerusakan terjadi menyebar hampir di semua kecamatan di Kabupaten Bangka Barat. Dari data yang dikeluarkan Dinas Pekerjaan umum tercatat Kecamatan Tempilang dan Parittiga yang mengalami kerusakan terparah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Babar Suharli mengatakan, untuk menghitung kerugian, PU Babar sudah menurunkan tim dan melakukan pantauan di lapangan. “Bahwa aset jalan dan jembatan yang rusak di Kabupaten Bangka Barat terkategori dalam tiga pencatatan inventaris. Yaitu milik Pemkab Bangka Barat dengan estimasi kerugian total 8,93 Miliar, aset Provinsi Kepulauan Bangka Belitung estimasi kerugian sebesar 300 juta rupiah dan estimasi kerugian aset Kementerian PU senilai 200 juta rupiah,” ujar Suharli kepada harian ini, Jumat (12/2).
Sementara itu kepala Dishubbudparinfo Babar, H Rozali mengatakan walaupun banyak jembatan dan jalan yang rusak di Babar namun jalur transportasi masyarakat masih berjalan dengan baik. “Masalah transportasi di Bangka Barat tidak menjadi kendala karena masih ada jalan alternatif. Kita sudah memasang rambu-rambu darurat didekat jembatan atau jalan yang rusak agar masyarakat berhati-hati,” ujarnya.
Kabag. Humas dan Protokol, Fachriansyah menambahkan, Penjabat Bupati Bangka Barat H Sudirganto sejak adanya musibah banjir terus melakukan pemantauan di lapangan. “Sejak Minggu (7/2) Pj. Bupati langsung melakukan peninjauan ke lokasi terjadinya bencana. Mulai dari kecamatan Muntok, Jebus dan Parittiga, sampai di Tempilang,” kata Fachriansyah.
Fahri mengatakan Pemkab Bangka Barat telah menurunkan Tim untuk terjun dan memantau ke lokasi bencana, untuk menolong dan memberikan bantuan. “Untuk memberikan pertolongan dan proses evakuasi terhadap korban banjit Pemda Babar telah menrunkan tim untuk terjun dan memantau ke lokasi banjir,”kata dia.
Sementara itu, Terkait dengan bantuan yang diberikan Pemkab. Bangka Barat terhadap masyarakat yang terkena musibah banjir, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bangka Barat, Sutarmo mengatakan bahwa pemkab telah memberikan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan peralatan dapur kepada warga di daerah transmigrasi dan Dusun Pasir Mungai kecamatan Jebus yang terisolir akibat bencana banjir. Bantuan sembako juga diberikan dari pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan PKK Bangka Barat.
Ia menambahkan bahwa BPBD juga telah bekerjasama dengan semua unsur baik dinas kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PU dan juga kepolisian dan TNI bersama masyarakat terutama saat melakukan evakuasi pada saat terjadinya banjir. “Kita juga bekerja sama dengan beberapa unsur Muspida serta beberapa instansi di lingkungan Pemkab babar teutama pada saat melakukan evakuasi kepada korban banjir,”tukas Sutarmo.(ray)