Ketua DPRD Beltim Tegur Pimpinan OPD

by -
Ketua DPRD Beltim Tegur Pimpinan OPD
Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Fezzi Uktolseja menegur dua pimpinan OPD Pemkab Beltim yang tidak pernah menghadiri undangan rapat pembahasan LKPJ Bupati.

Adapun pimpinan OPD dimaksud adalah Kalakhar BPBD Beltim dan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan. Teguran ini disampaikan dalam rapat paripurna Pendapat Akhir Fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Bupati tahun anggaran 2019, Selasa (7/7) kemarin.

“Jadi tadi itu kami sebelum paripurna ada rapat gabungan komisi. Berdasarkan rapat gabungan, disampaikan apa-apa saja yang menjadi catatan Komisi selama pembahasan. Nah ada dua (OPD) itu, Komisi I dan II menyampaikan bahwa OPD terkait diundang tidak datang, di sms dan telpon tidak datang,” ujar Fezzi.

Menurut Fezzi, undangan lembaga legislatif kepada OPD merupakan bagian penting sebelum paripurna berlangsung. Hal ini erat kaitannya dengan penggunaan anggaran di tiap-tiap OPD sebagaimana yang tertuang dalam LKPJ Bupati.

“Tentunya kita kan melakukan pembahasan pertanggungjawaban APBD yang mereka pakai. Tidak elok rasanya mereka diundang tapi tidak datang. Kalau mereka ada kesibukan kan bisa direscedule. Kesepakatan rapat gabungan komisi agar disampaikan oleh pimpinan sebagai bentuk teguran kepada OPD terkait di dalam paripurna,” katanya.

Ia menambahkan, teguran yang disampaikan dalam paripurna merupakan keputusan komisi-komisi di DPRD Beltim dengan mempertimbangkan masukan selama pembahasan LKPJ. Meski demikian, LKPJ Bupati tetap dapat diterima karena keberhasilan Pemkab Beltim mendapatkan predikat WTP tahun 2019 oleh BPK RI.

“Alhamdulillah 2019 WTP sehingga dari kawan-kawan (dewan) itu sebagai penguat. Kawan-kawan di Komisi melakukan pendalaman yang menerima kan fraksi melalui pembahasan di Komisi,” tukas politisi PDP Perjuangan ini.

Menanggapi teguran terhadap pimpinan OPD Wakil Bupati Beltim Burhanudin yang menghadiri rapat paripurna mengatakan, kehadiran pimpinan OPD dalam pembahasan laporan pertanggungjawaban keuangan merupakan tanggungjawab. Karenanya sudah selayaknya pimpinan OPD menghadiri langsung undangan DPRD.

“Mungkin hari ini pak Sekda sudah memerintahkan yang bersangkutan untuk menghadap Ketua DPRD untuk menjelaskan ketidakhadiran mereka dalam rapat pembahasan dengan dewan. Pak Sekda diminta untuk melalukan evaluasi segera menyampaikan kepada Bupati,” ujar Wabup Beltim.

Wabup Beltim yang karib disapa Aan berharap koordinasi dan sinergitas antara legislatif dan eksekutif berjalan dengan baik agar tujuan pembahasan Perda maupun peraturan lain berjalan baik.

Sementara itu, Sekda Beltim Ikhwan Fahrozi menyatakan teguran merupakan hal yang wajar mengingat DPRD memiliki fungsi kontrol. “Saya kira sebagai lembaga yang memberikan kontrol ke Pemda itu hal yang wajar dan kami menerima. Kita memang butuh komitmen moral yang kuat didalam membangun negeri ini. Saya sudah perintahkan ke yang bersangkutan untuk menjelaskan kondisi dan posisi mereka pada saat tidak hadir pembahasan LKPJ,” singkatnya. (msi)

Editor: Yudiansyah