Ketua DPRD Beltim Wanti-Wanti Kesiapan Daerah Terkait Virus Corona

by -
Ketua DPRD Beltim Wanti-Wanti Kesiapan Daerah Terkait Virus Corona
Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Fezzi Uktolseja.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Fezzi Uktolseja mewanti-wanti kesiapan Pemerintah daerah untuk menyelesaikan wabah virus Corona (Covid-19). Meskipun belum ditemukan kasus penularan virus Corona, Pemerintah daerah diminta menyiapkan anggaran khusus penanganan penyakit pandemi tersebut.

“APD kita kurang, kemudian thermogun juga tidak ada,banyaklah yang perlu dipikirkan,” ujar Fezzi Uktolseja kepada wartawan seusai mengikuti rapat Forkompinda di ruang rapat Bupati Beltim, belum lama ini.

Menurutnya, DPRD Beltim sudah pernah menyampaikan hal tersebut kepada Sekda Beltim selaku Ketua Tim Anggaran dalam rapat beberapa waktu lalu. Fezzi menyarankan anggaran yang bisa dialihkan sementara atau tidak terlalu penting, dapat dialihkan terlebih dulu untuk penanggulangan bencana non alam.

Dia mengatakan, Pemerintah pusat sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani pun telah mengeluarkan kebijakan terkait pengalihan anggaran. Hal ini dapat menjadi acuan di daerah sampai penanganan virus Corona dituntaskan.

Mengenai kemungkinan penggunaan anggaran Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sempat dilontarkan dalam rapat Forkopimda, Fezzi menilai langkah itu belum diperlukan.

“Namun untuk sekarang belum, karena itu (status KLB) kewenangan Bupati, tapi kalau untuk pergeseran anggaran lainnya yang sekira kurang penting bisa digeser secepatnya ke Dinkes untuk penanggulangan Corona,” katanya.

Sebelumnya pada Rabu (18/3) lalu Fezzi juga menghadiri undangan rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral di Kabupaten Belitung. Menurutnya dari rakor antar Kabupaten tersebut ada beberapa kesepahaman mencakup satu kepulauan Belitong terutama dalam kasus rujukan pasien. Salah satunya penyiapan ruang isolasi khusus pasien suspect Corona sebagai antisipasi ruang isolasi di RSUD Marsidi Judono tidak mencukupi.

“Satu diantara yang disarankan mereka (Pemkab Belitung) kalau bisa disiapkan juga di Belitung Timur ruang isolasi, karena yang dikhawatirkan ruang isolasi di Belitung juga penuh. Jadi Beltim sudah bersiap dengan ruang isolasi cadangannya, tapi itu untuk orang dalam pemantauan (ODP), sedangkan untuk Pasien Dalam Pemantauan (PDP) tetap dirujuk ke RSUD Marsidi Judono. Saya sudah sampaikan pada Direktur RSUD Beltim, dr Cahyo. Katanya ada bangunan yang belum digunakan, bisa dipakai,” tukasnya. (msi)

Editor: Yudiansyah