Khawatir DPT Jadi Masalah

by -

    KOBA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) khawatir daftar pemilih tetap (DPT) menjadi masalah dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2015 di daerah itu.
    “Justru itu dari sekarang harus kami antisipasi untuk menghindari masalah tersebut,” kata Komisioner KPU Bangka Tengah, Marhaendra, Minggu (21/6).
    Ia menjelaskan, KPU akan melakukan pemutakhiran data dengan cermat dan sangat teliti sehingga semua warga wajib pilih masuk dalam daftar pemilih tetap. “Kuncinya pemutakhiran data harus teliti, mulai dari penyusunan daftar pemilih sementara (DPS) hingga daftar pemilih tetap (DPT),” ujarnya.
    Ia menjelaskan, tahapan DPS hingga dikeluarkan DPT memiliki waktu cukup panjang sehingga memudahkan pihak KPU untuk melakukan pemutakhiran data pemilih dengan rujukan DP4. “Proses DPS dan DPT cukup panjang, setelah DPS disusun maka diumumkan ke publik untuk mengetahui warga yang belum terdaftar sebagai pengguna hak suara,” ujarnya.
    Setelah DPS selesai, kata dia, baru dilakukan penyusunan DPT yang kembali diumumkan ke publik sehingga tidak ada warga yang namanya tidak masuk dalam DPT. “Maka itu kami meminta warga juga pro aktif, jika namanya belum masuk dalam DPT maka segera melapor kepada kami untuk dimasukkan,” ujarnya.
    Ia bertekad semua warga wajib pilih bisa terakomodasi dalam DPT, sehingga tidak menjadi masalah nantinya karena DPT selalu dipersoalkan setiap gelaran Pilkada. “Kami minta sama-sama dikawal proses DPT untuk menghindari masalah, kami tidak ingin ada warga yang tidak bisa menggunakan hak suara karena tidak masuk DPT,” katanya.(ant/rb)