Kisah Tukang Servis Lampu di Belitung

by -

//Durah Raih Pendapatan Lebih dari Rp 350 Ribu Perhari

TANJUNGPANDAN – Jika anda memiliki lampu rusak, mungkin jalan yang anda pilih lampu dibuang beli yang baru. Namun ternyata lampu yang rusak bisa diperbaiki. Di tangan Durah (49) warga asal Magelang ini lampu rusak bisa menjadi baru.

Sejak tahun 2009 ia menekuni profesi servis lampu di Belitung. Sebelumnya bersama istri, Sri hartini, ia sempat merantau di Jakarta.

Mulai tahun 1996 di Jakarta membuka usaha servis lampu. Hingga sukses dan bisa membuka toko listrik. Karena merasa diri sukses, ada kepikiran ingin pulang kampung.

“Tahun 2006 bulan Juni saya masih ingat betul, toko di Jakarta di jual. Saya pulang ke Klaten,” kenang Durah saat ditemui di tempat servisnya di Jalan Veteran.

Pulang ke kampung istri, ia membuka toko listrik. Tapi ia tidak mujur. Tahun 2007 usahanya goyang hingga kocar kacir. “Dagangan rugi,  tahun 2007 itu drastis omset menurun entah apa sebabnya,” kata dia.

Hingga ia awal tahun 2008 ada saudara membawa ke Belitung. Tapi profesi tidak langsung membuka servis lampu. Mulai dorong gerobak, jual lontong, dan macam-macam. Hingga Oktober 2009 awal suksesnya di Belitung.

Ia memulai usaha servis lampu dengan modal seadanya Rp 350 ribu saat itu. “Saya bingung mas, modal cuma segitu. Tapi alhamdulillah sekarang sehari kadang lebih dari itu,” ujarnya.

Sukses itu tidak diraih dengan mudah. Awalnya ia susah mencari pelanggan, karena masyarakat jika lampu rusak langsung buang. Tapi sedikit demi sedikit akhirnya mendapat pelanggan.

Kondisi tanah Belitung yang mengandung timah dan PLTD tidak stabil memberi untung baginya. “Kalau ada petir yang diserang itu (lampu). Makanya ini saya ambil peluang,” tukasnya.

Hingga kini ia sudah kewalahan. Bahkan ia kalau bukan pelanggan tetap sering menolak. “Jika mereka maksa saya bilang tidak bisa selesai cepat,” kata dia sambil menunjukan lampu-lampu yang hendak diservis.

Harga servis cukup murah dibanding harga baru. Paling murah mulai dari Rp 13 ribu hingga Rp 50 ribu. Dalam sehari ia mampu servis 30 sampai 35 lampu hingga selesai. (ade)