Kodim 0413 Olah Pupuk Organik Ramah Lingkungan

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

PANGKALPINANG – Dalam membantu ketahan pangan dimasing-masing wilayahnya, TNI Angkatan Darat (AD) selalu siap dalam mengembangkan berbagai upaya, salah satunya dengan membuat pupuk organik ramah lingkungan.
Pupuk yang dihasilkan tersebut merupakan pupuk unggulan yang nantinya dapat dibuat oleh para petani itu sendiri. “Dari tanggal 10 sampai 16 Januari kemarin, kami melaksanakan kader partanian, yaitu kader ketahanan pangan Kodam II Sriwijaya yang dipusatkan di Martapura, Sumatera Selatan (Sumsel) dan diikuti beberapa jajaran kodim,” WS Pasiter Kodim 0413/Bangka, Kapten Inf. Suparlan. Kamis (5/2) kemarin.
“Kemudian kami tindak lanjuti kelapangan dengan memberikan pengarahan materi kepada jajaran Kodim 0413/Bangka terlebih dulu, dan itu sudah kita laksanakan mulai tanggal 27 hingga 31 Januari lalu,” jelas.
Lanjut Suparlan, kegiatan tersebut dilaksanakan setelah diperintahkan langsung oleh pimpinan TNI AD. Maka dengan itu bertepat di Makodim 0413/Bangka, para Babinsa Kodim, dari koramil 1 sampai 15 menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik yaitu pupuk Rotan untuk tanaman dan pupuk Roma untuk hama, serta satu pupuk tambahan yakni NPK yang akan dilaksanakan di masing-masing koramil.
Tambahnya lagi, Pembutannya pun bukan sembarangan, proses steril sangat diperhatian, seperti yang dilakukan oleh para anggota jajaran kodim 0413/Bangka. “Kegunaan pupuk ini, satu liter pupuk yang berbentuk cairan ini bisa diisi dengan 17 liter air atau 1 banding 17 baik pupuk Rotan maupun Roma. Penggunaannya bisa satu minggu yang rotan dan satu minggu roman,” ungkapnya.
Pupuk rotan kata dia, bisa digunakan untuk tanaman apa saja baik sebelum tanam maupun sesudah ditanam. Proses awal hingga jadi pupuk, dikatakan Suparlan membutuhkan waktu sekitar 14 hari. “Apabila selama proses fermentasi bahan dalam kondisi bau berarti pupuk tidak jadi, kalau harum seperti tapi itu berarti pupuknya jadi,” bebernya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0413/Bangka Letkol Inf Utten Simbolon, yakin jika pupuk itu akan berguna bagi masyarakat Babel. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi membeli mahal-mahal pupuk kimia.
“Pupuk ini kita sudah datangkan mereka yang ahli dan sudah kita cobakan dibeberapa daerah dan berhasil, seperti dikecamatan Belitang, OKU, untuk padi sudah berhasi. Ini juga bisa untuk tanaman buah-buahan yang susah berbuah itu bisa digunakan,” tutupnya. (cr61)

Baca Juga:  Meresahkan, Gara-gara Suka 'Mejeng' Buaya 2,5 Meter Dipancing Pawang

Tags:
author

Author: