Komisi I Bahas Aset Daerah

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

MANGGAR – Komisi I DPRD Belitung Timur (Beltim) melakukan pembahasan dengan DPPKAD kabupaten Beltim menyangkut aset daerah yang masih belum clear. Pemanggilan satuan kerja yang mengelola aset daerah ini merupakan bagian tugas kontrol Komisi I agar aset daerah baik yang telah dibangun melalui APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten tidak bermasalah.

“Setiap tahun laporan LHP BPK RI atas pengelolaan aset daerah masih belum clear dan ini harus kita sikapi, agar mendapatkan predikat WTP,” ungkap Koko Haryanto, anggota Komisi I DPRD Beltim, Rabu (4/2) kemarin.

Baca Juga:  Tiga Desa di Beltim Jadi Percontohan Pangan Aman

Menurut Koko, DPRD Beltim telah menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan aset daerah. Di antaranya bangunan SPAM yang mangkrak, mobil bekas Dinas yang gagal lelang, aset PT. Timah yang masih belum jelas serah terimanya, serta aset bangunan sekolah yang masih di atas lahan masyarakat.

Koko menambahkan, bahwa pencatatan aset yang telah dilakukan harus betul-betul sesuai kondisi di lapangan.

“Banyak aset dibangun, namun masih ada kepemilikan yang belum clear, untuk itu kita perlu penertiban dan investigasi sesuai dengan manah PP 27 Tahun 2014,” jelasnya.

Baca Juga:  Tim Verifikasi Penghargaan Pembangunan Daerah Lakukan Penilaian di Beltim

Politisi PBB ini, menyarankan agar setiap papan aset yang terpasang agar segera diberikan kode asetnya. Tujuannya agar jelas dinas mana yang bertanggungjawab. Contohnya, aset stadion yang masih menjadi temuan BPK.

“Banyak papan aset yang belum diberikan kode nomor aset, kami minta segera disesuaikan nomor nomenklaturnya, apabila ada perubahan, sebaiknya diinvestigasi agar masalah ini clear,” tandasnya. (feb)

Rate this article!
Tags:
author

Author: