Komisi I: Pecat Perawat Malas!

by -

*Untuk Meningkatkan Pelayanan Masyarakat di RSUD Depati Hamzah

PANGKALPINANG – Ketua Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, Muhammad Rusdi meminta pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang untuk menindak tegas pegawai RSUD khususnya perawat yang bermalas-malasan saat berdinas dan sering meninggalkan jadwal shift yang telah ditentukan.
Hal itu, kata Rusdi, perlu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang berobat di Rumah Sakit Pemerintah tersebut. Karena selama ini, menurutnya masih banyak pegawai yang terkesan malas untuk memberikan pelayanan.
“Kita ingatkan kepada para pegawai khususnya perawat yang menghindari shift untuk diproses tegas. Bahkan kalau mereka ingin pindah sana pindah sini, pecat saja, karena jika tidak akan mengganggu pelayanan terhadap masyarakat,” kata Rusdi saat di temui Jumat (10/4) kemarin.
Namun, kata Rusdi, RSUD juga wajib memikirkan nasib pegawai yang selama ini memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan sampai ada pegawai RSUD yang tidak mendapatkan perhatian maksimal dari RSUD.
“Dokter dan pegawai di RSUD harus diperhatikan. Jadi hak mereka juga  harus terpenuhi, jangan sampai terlambat bayar jasa medik, karena itu berpengaruh terhadap pelayanan mereka terhadap masyarakat,” pintanya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengklaim bahwa langkah tegas perlu dilakukan guna memberikan efek jera terhadap para pegawai yang kinerja tidak mencerminkan sebagai seorang pelayan masyarakat.
“Kita juga sering dengar adanya perawat yang sudah PNS malah minta pindah karena menghindari shiff, padahal itu adalah tugas, makanya kita ingin pegawai yang seperti itu diberikan pembinaan oleh RSUD, demi kepentingan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Rusdi juga menilai kondisi RSUD saat ini sangat perlu pembenahan. Karena itu selain sisi pelayanan, sarana dan prasarana harus mendukung. “Terhadap kondisinya, RSUD harus meningkatkan sisi pelayanan kalau tidak ditinggalkan masyarakat. Ini jadi tugas berat Direktur.
Peningkatan status juga jangan sampai hilang, marilah bergerak bersama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Yang jelas sarana dan prasaran harus ditunjang,” tukasnya. (cr61)