Kondisi Makanan di Belitung Aman

by -2 views

*Dinkes Memandnag Belum Perlu Turun Lapangan

TANJUNGPANDAN-Belakangan ini marak pemberitaan di media televisi tentang makanan beracun. Contohnya saos yang tidak steril dan jajanan sekolah yang tak sedikit sudah terbukti meracuni siswa.

Keberadaan makanan seperti itu bukan tidak mungkin ada di Belitung. Selama ini diketahui makanan di Belitung masih tergantung dari Pulau Jawa. Meski demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung rupanya belum turun ke lapangan melakukan survei.

“Belum ada turun ke lapangan. Kita kan memang ada kegiatan rutin. Tahun kemarin kan balai pom hanya menemukan produk seperti jamu-jamuan. Produk rumah tangga mengandung rhodamin B. Kalau baru makanan dari luar ini belum ada,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung dr Suhandri, di ruang kerjanya, Kamis (12/2) kemarin.

Kata Suhandri, setiap tahun ada program pengecekan makanan di pasar dua kali setahun. Namun karena awal tahun anggaran belum bisa digunakan jadi belum ada pengecekan ke lapangan. “Belum, karena anggaran kita belum. Termin anggarannya. Tapi kalau ada indikasi itu tidak perlu tunggu anggaran, paling survei lapangan,” ujarnya.

Namun ia memastikan di Belitung tidak ada kasus seperti itu. Karena selama ini memang tidak pernah terjadi. “Saya masuk sini (mejadi kepala dinas,Red) tidak ada. Hanya dulu ada beberapa kosmetik tapi itu izin produksi dan edar yang tidak masuk daftar. Produk makanan belum pernah makanan kadaluarsa belum pernah terjadi,” pungkasnya. (ade)