KONI Minta Tambahan Duit

*Tak seimbang dengan Prestasi yang Didapatkan

PANGKALPINANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pangkalpinang meminta agar Pemkot Pangkalpinang bisa menambah anggaran untuk pembinaan atlet di tahun 2017 mendatang. Pasalnya, anggaran yang diberikan tahun ini tak seimbang dengan prestasi yang didapatkan.

Permintaan ini langsung disampaikan Ketua KONI Kota Pangkalpinang, Nurdin, di hadapan Pelaksana tugas Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian dalam acara malam ramah tamah yang digelar di kediaman dinas Walikota Pangkalpinang, Jumat (3/11) malam lalu.

RajaBackLink.com

“Terus terang kami kaget dengan keterbatasan anggaran kita. Tahun ini KONI hanya memperoleh anggaran Rp600 juta. Sungguh angka yang sangat tidak pas dengan kondisi dan prestasi atlet kita,” ungkap Nurdin.

Menurut Nurdin, total anggaran yang dimiliki KONI Pangkalpinang tersebut berbeda jauh dengan anggaran yang dimiliki KONI Kabupaten Bateng yang mencapai hingga Rp3 miliar. Oleh karenanya, dirinya pun meminta agar kedepan hal ini bisa menjadi prioritas pemkot.

“Jadi tolong melalui Plt Walikota, kita harapkan hal ini bisa direalisasikan demi peningkatan prestasi atlet di Kota Pangkalpinang,” pintanya lagi.

Baca Juga:  Usulan Komisaris PT Timah Sudah Dapat Lampu Hijau

Diakui Nurdin, kendati anggaran kecil namun pihaknya tetap berupaya meningkatkan prestasi atlet. Terbukti belakangan ini prestasi atlet-atlet Pangkalpinang cukup membanggakan mulai dari Porprov Basel, Porprov Beltim, porwil hingga PON yang baru usai digelar.

“Makanya banyak kabupaten tetangga menanyakan apa rahasia kita, dengan anggaran yang minim, namun prestasi atlet terus meningkat. Untuk itu, sekali lagi mohon ini jadi perhatian, jangan sampai hal ini malah merugikan kita, karena perlu diketahui saat ini ada beberapa atlet yang sudah mengajukan pindah ke Bateng lantaran kesejahteraan atlet kurang diperhatikan seperti contoh atlet atletik Yahuza dan Nova,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Plt Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian mengakui bahwa tahun ini pemkot mengalami persoalan keuangan. Sehingga anggaran belanja untuk masyarakat dikurangi.

“Perlu kami sampaikan kondisi keuangan pemkot mungkin ini termasuk dikabupaten tetangga untuk tahun 2016 memang terbatas. Hal ini dikarenakan sekarang ini ada pekerjaan yang besar seperti pembangunan green hospital, jadi kami harap masyarakat bisa memakluminya,” kata Sopian.

Baca Juga:  IKT Timah Datangi DPRD Babel: Kami Ingin IUP Tetap Utuh!

Kondisi ini dikatakan Sopian akan berlangsung hingga 2017 mendatang. Sebab anggaran pemkot masih tersedot untu pembangunan green hospital tersebut.

“Mudah-mudahan 2018 tidak ada lagi rotasi anggaran, kita doa bersama mudah-mudahan pembangunan rumah sakit cepat selesai, sehingga duit pun cepat terkumpul dan bisa digunakan untuk yang lainnya. Saya janji ditahun 2018, anggaran KONI akan lebih meningkat dibandingkan tahun ini,” tegasnya.

Namun dalam hal ini Mantan Camat Rangkui ini memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KONI yang telah berusaha meningkatkan prestasi atlet meski dengan anggaran minim. Menurutnya, hal tersebut merupakan semangat yang luar biasa.

“Jujur saya salut kepada KONI terutama kepada para pelatih dan atletnya yang memiliki semangat untuk tetap berprestasi. Saya harap untuk saat ini para pelatih jangan kecewa dulu, dan tetap melakukan pembinaan terhadap atlet. Insya Allah, keinginan KONI bisa kami realisasikan ditahun 2018 nanti,” tandas Sopian. (pas)

Rate this article!
KONI Minta Tambahan Duit,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: