Korban Terkaman Buaya Ditemukan, Tapi Kondisinya Sudah Tak Utuh Lagi

by -
Korban Terkaman Buaya Ditemukan, Tapi Kondisinya Tak Utuh Lagi

belitongekspres.co.id, GANTUNG – Upaya pencarian Dandi Efriandi (20) yang diterkam buaya sungai Tanjung Labun Desa Limbongan, Kecamatan Gantung membuahkan hasil. Hari ketiga, Rabu (27/1) sore Tim SAR gabungan menemukan tubuh korban, namun kondisinya sudah tidak utuh lagi.

Danpos SAR Belitung, Rahmatullah Hasyim menyampaikan, pukul 15.30 WIB korban ditemukan di sekitar hutan Bakau Teluk Merambai Tanjung labun. Yaitu, pada koordinat 3° 5’59″S 108°12’30.97″E. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke Posko SAR Gabungan di desa Limbongan.

“Pukul 15.55 WIB Tim SAR Gabungan membawa jenazah menuju rumah duka untuk memastikan bahwa itu adalah korban yang dicari. Pukul 16.20 WIB korban tiba di rumah dukadan langsung diserahkan ke keluarga korban,” kata Rahmatullah kepada Belitong Ekspres, Rabu (27/1) petang.

Dia memaparkan, dari hasil analisa dan tanda-tanda dapat dipastikan itu benar korban terkaman buaya yang dimaksud dalam pencarian OPS SAR. Kemudian, Tim SAR Gabungan melakukan debriefing dan operasi SAR diusulkan untuk ditutup.

“Unsur yang terlibat dalam pencarian korban, yaitu Pos SAR Belitung, BPBD Beltim, Tagana Beltim, Pramuka Peduli, TNI AL, Babinsa gantung, polair, Nelayan, dan Masyarakat Setempat. Peralatan yang digunakan yaitu Rubber Boat, Truk Personil, D’max, Alkom dan Palmedis,” terang Rahmatullah.

Diberitakan sebelumnya, korban Dandi Efriandi (20) bersama adik iparnya Valentini (15) berangkat untuk memancing ke perairan laut Teluk Merambai Pelabuhan Labun, Desa Limbongan, Minggu (24/1) siang sekira pukul 13.00 WIB.

Tiba di Teluk Merambai, korban melihat air laut sudah surut. Dia bersama iparnya turun ke pinggiran pantai ke arah yang ada karang-karangnya. Pada saat itu, korban memancing di samping Valin. Tidak lama berselang Valin hanya menoleh ke arah lain, dan saat itu Valin mendengar suara air.

Setelah Valin menoleh ke arah abang iparnya, ternyata korban sudah diterkam buaya di bagian pinggangnya. Lalu Valin mencoba mencari bantuan ke warga sekitar Labun. Mendapat informasi tersebut, Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian selama 3 hari dan Rabu (27/1) sore korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh lagi. (dny)