KPU Beltim Belum Terbitkan Keputusan Tunda Tahapan Pilkada 2020

by -
KPU Beltim Belum Terbitkan Keputusan Tunda Tahapan Pilkada 2020
Ketua KPU Kabupaten Beltim Rizal ST.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – KPU Kabupaten Belitung Timur (Beltim) masih membahas kemungkinan menerbitkan surat keputusan penundaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2020.

Meski demikian, KPU Kabupaten Beltim tetap mempertimbangkan Keputusan KPU nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Adapun Keputusan KPU RI terkait penundaan meliputi pelantikan dan masa kerja PPS, verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, pembentukan PPDP dan Pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian serta pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih.

KPU Kabupaten Beltim sendiri telah melaksanakan pelantikan PPS, Ahad (22/3) yang dilakukan terbatas di masing-masing Kecamatan. “Kemarin kita sudah mengirimkan surat pelantikan PPS sudah berkoordinasi terkait surat edaran dan surat keputusan. Dalam surat itu, dalam waktu dekat sesuai arahan KPU RI akan melalukan penundaan tahapan,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Beltim Rizal ST saat dikonfirmasi, Senin (23/3) kemarin.
Soal kemungkinan penundaan tahapan, KPU Kabupaten Belitung Timur masih menunggu informasi lanjutan dari KPU RI dan KPU

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jika nantinya dipastikan penundaan maka KPU Kabupaten Beltim segera mengeluarkan keputusan penundaan.

“Tetapi tahapan yang akan ditunda itu sebenarnya di Beltim hanya proses coklit (pemutakhiran data pemilih). Kami beranggapan, kami menunggu informasi terkait penundaan coklit lebih lanjut dari KPU RI maupun Provinsi. Untuk saat ini Beltim belum mengeluarkan surat keputusan tentang penundaan tahapan,” jelas Rizal.

Rizal juga tidak mau berandai-andai kapan waktu keluarnya keputusan KPU Kabupaten Beltim. Namun upaya koordinasi tetap berjalan setiap waktu sampai dapat dipastikan penundaan jadi dilaksanakan. “Kami belum memastikan kapan akan mengeluarkan keputusan tetapi kami akan melakukan koordinasi sambil menunggu arahan lebih lanjut dari SE tersebut,” katanya.

Menurut Rizal, ada kondisi yang harus dipahami terkait penundaan tahapan yakni situasi Kabupaten Belitung Timur tidak seperti daerah lain. “Kita kan tidak bisa serta merta bahwa kita tahu kondisi daerah kita tidak seperti Jakarta, Bandung dan daerah lain. Tidak bisa memperlakukan generalisasi terkait penundaan,” ujar Rizal.

Rizal mengatakan ada banyak konsekuensi yang harus diperhitungkan ketika penundaan benar-benar dilakukan. Karenanya keputusan penundaan belum dikeluarkan KPU Kabupaten Belitung Timur (Belltim).

“Barusan Bawaslu Beltim juga berkoordinasi dengan KPU Beltim untuk menkonsultasikan penundaan tersebut karena konsekuensinya ketika KPU menunda, Bawaslu juga pengawasannya terhadap tahapan akan tertunda. Dan pelaksanaan pengawasan yang tertunda akan melibatkan PPD dan Panwascam,” jelasnya. (msi)

Editor: Yudiansyah