KPU Beltim Catat Ada 83.737 DPS

by -

*Rekapitulasi Daftar Pemilih Potensial Non KTP-el Tercatat 9.556 orang

foto-tengah
Suasana kegiatan Rapat Pleno terbuka Rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat Kabupaten Beltim, yang dilaksanakan di Hotel Oasis, Senin (31/10) kemarin.

MANGGAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mencatat rekapitulasi daftar pemilih sementara (DPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Babel. Dari catatan tersebut KPU Beltim mencatat ada sekitar 83.737 yang masuk ke DPS.

Dari catatan ini DPS terbesar untuk per Kecamatan ada di Kecamatan Manggar, yang berjumlah sebesar 26.204 pemilih. Sedangkan, DPS terkecil ada di kecamatan Simpang Renggiang yang berjumlah 5.173 pemilih.

Itu disampaikan Ketua KPU Beltim Pirmawan usai Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dan penetapan DPS tingkat Kabupaten Beltim dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Babel di Hotel Oasis, Senin (31/10) kemarin.

Tak hanya itu, menurut Pirmawan KPU juga melakukan rekapitulasi daftar pemilih potensial non KTP Elektrik (KTP-el) di Kabupaten Beltim, yang tercatat ada sekitar 9.556 warga.

Dalam pencatatan ini, yang paling banyak rekapitulasi daftar pemilih potensial non KTP-el adalah kecamatan Gantung yaitu sebanyak 2.977 orang. Disusul Kecamatan Damar sebanyak 1.834, Kecamatan Kelapa Kampit 1.711, Kecamatan Manggar 1.466, Kecamatan Dendang 1.020, Kecamatan Simpang Pesak 308 dan kecamatan yang paling sedikit Simpang Renggiang hanya 240 orang.

“Dari hasil-hasil pleno tingkat Kecamatan oleh PPK se Beltim, yang disampaikan Rata-rata diakui terjadinya perubahan data yang disebabkan oleh adanya data ganda, pemilih baru, hahkan terdapat pemilih yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP),” kata Pirmawan

Dia menambahkan semua itu sudah dilakukan proses pemuktahiran data untuk keakuratan data. Hasil akhir DPS yang ditetapkan oleh ketua KPUD Beltim dengan jumlah 83.737orang. Sehingga, itu dipastikan terjadi sekitar 200 suara devisit dari sebelumnnya. (feb)