KPU Beltim Rekrut 248 Petugas Pantarlih

by -
KPU Beltim Rekrut 248 Petugas Pantarlih
Ketua KPU Beltim Rizal melakukan monev terhadap pembentukan PPDP.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) rekrut 248 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) atau biasa disebut Pantarlih. Petugas pantarlih yang dibentuk ini dalam rangka pendataan daftar pemilih dalam tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Terkait hal itu, Ketua KPU Beltim Rizal mulai melakukan monitoring dan evaluasi. Yaitu, pihak KPU Beltim menanyakan kepada PPK dan sekaligus memberikan informasi kepada PPK maupun PPS.

Menurutnya, di seluruh kecamatan di Kabupaten Belitung Timur, bahwa untuk penjaringan PPDP berangkat dari usulan PPS, yang berkoordinasi dengan RT atau Kepala Dusun. Tujuannya, agar dapat mengusulkan satu namanya sesuai dengan alamat di RT maupun Dusun tersebut.

Tentu kami juga mengedepankan masyarakat yang akan menjadi PPDP itu benar-benar menguasai wilayah, menguasai yang tinggal di daerah itu dalam satu TPS, dan mengetahui pergerakan warga masyarakat yang keluar maupun yang masuk,” ujar Rizal kepada Belitong Ekspres, Senin (29/6).

Petugas PPDP yang diharapkan ini menjadi ujung tombak KPU dalam hal mengetahui siapa-siapa saja yang menjadi pemilih di TPS. Selanjutnya, PPDP ini akan diproyeksikan atau dianjurkan oleh KPU untuk menjadi anggota KPPS. Intinya seperti itu bahwa mereka menjadi PPDP menguasai wilayah, menguasai pemilih.

“Dan ketika nanti masuk ke dalam keanggotaan KPPS, jadi yang bersangkutan menguasai siapa saja yang menjadi pemilih. Dan tentunya bisa mengontrol masuknya pemilih yang hadir di TPS ke depannya. Untuk jumlah memang setiap desa itu kan jumlahnya berbeda TPS-nya. Jadi 1 TPS 1 orang, karena memang kita sudah menetapkan bahwa jumlah TPS kita pada saat Pilkada ke depan ini adalah 248. Oleh sebab itu, kita membutuhkan 248 petugas pemutakhiran data pemilih atau disingkat PPDP,” ulasnya.

Rizal juga menerangkan, terkait persyaratan usia yang tertuang dalam surat edaran KPU RI nomor 487, bahwa untuk petugas PPDP berusia 20 sampai 50 tahun. Kemudian, petugas ini memang benar-benar penduduk yang sudah memiliki hak pilih.

Dikatakannya, petugas PPDP ini benar-benar masih energi. Syarat yang lain juga ditekankan sesuai dengan prasyarat yang ada. Yaitu menguasai aplikasi komputer, karena dalam penyusunan daftar pemilih akan menggunakan perangkat komputer.

“Dan juga ada hal-hal tertentu, seperti dia bisa telepon Android, smartphone. Karena ada beberapa aplikasi yang memang nanti akan menggunakan smartphone. Kami menganjurkan mereka memiliki, karena seperti apa yang ada dalam tahapan pileg kemarin ada aplikasi pemilih yang bisa langsung diakses melalui smartphone, hanya dengan memasukkan nomor pemilih kita bisa mengetahui kita terdaftar di TPS mana,” tandasnya. (dny)

Editor: Yudiansyah