KPU RI Resmikan Ruang PPIP KPUD Babel

by -

foto A

PANGKALPINANG – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bangka Belitung (Babel) meresmikan ruang Pusat Pelayanan Informasi Publik (PPIP), Rabu (1/6) sekitar pukul 09.30 WIB. Acara yang dihadiri langsung oleh Komisioner KPU RI ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Gubernur dan Wakil Gubernur 2017 nanti.

Komisioner KPUD RI, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengungkapkan, KPU sebagai lembaga publik ingin betul-betul  menjembatani berbagai informasi terkait soal kepemiluan kepada masyarakat secara langsung. Dan masyarakat sendiri sekarang sudah mendapatkan akses kepemiluan secara luas.

” Dengan adanya PPIP seluruh akses kepemiluan sudah bisa didapatkan masyarakat secara luas seperti itu. Tentunya kita juga akan mengkalsifikaskan informasi-informasi, ada infomasi yang berkala yang kita sampaikan, ada informasi yang tersedia setiap saat dan ada informasi yang memang dikecualikan. Dan ini penting untuk diketahui dan dipahami oleh masyarakat,”ujar Ferry.

Terkait soal pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan berlangsung pada tahun 2017 ini, Ferry mengaku jika Babel, yang memerankan aktifitas Pilgub agar betul-betul melaksanakan setiap aktifitas dengan baik. Mulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan ataupun tahapan-tahapan yang ada.

“Tahapan persiapan tentunya suport anggaran, pembentukan badan ad hock itu sangat penting dikawal oleh kita semua, termasuk tahapan-tahapan selanjutnya  tahapan pencalonan, tahapan  proses kampanye, dana kampanye, penghitungan suara dan penetapan hasilnya. Ini harus betul-betul  oleh seluruh masyarakat Babel dan juga betul-betul dilakukan secara baik oleh teman-teman penyelengara secara berintegritas dan profesional,”tegas Ferry.

Sementara itu, Ketua KPUD Babel, Fahrurrozi mengatakan jika KPUD saat ini dituntut transparan dalam menuju demokrasi moderend. adapun ciri-ciri dekomrasi moderent itu adalah transparan. Transparansi itu terkait dengan tahapan dan anggaran.” Jika dulu  itu daftar pemilih itu tertutup tapi sekarang terbuka dan bisa diakses siapa saja. Kemudian, yang menjadi fenomenal itu data C1, jadi hasil penghitungan di TPS akan sampaikan kepada masyarakat, sehingga  masyarakat luas bisa mengetahui. tujuannya untuk menghilangkan ruang kecurangan,”ujarnya.

Sedangkan untuk logistik KPUD Babel juga akan lebih terbuka, sehingga nantinya diketahui oleh masyarakat luas. ” jika tertutup informasi masyarakat jadi blenk.  Nah, keterbukaan informasi KPRI KPU mendapatkan penghargaan noor dua dan menjadi kiblat demokrasi modern untuk asia pasifik, dan itu C1 tadi. “jelasnya. (cr1)