Kreatif, Tiga Pemuda Belitung Ini Buka Usaha dengan Jual ‘Kata-Kata’

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

katebelitong.idbelitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan para pelaku ekonomi kreatif seiring dengan kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Belitung. Seperti usaha pembuatan baju kaos dengan trademark katebelitong.id, yang sedang digeluti pemuda Belitung, Hariyansha dan kawan-kawan.

Ide kreatif pembuatan baju kaos ini, dari khasanah bahasa daerah Belitong yang berbeda-beda, dengan logat khasnya di setiap penjuru desa. Mereka menyadari kata-kata bahasa daerah Belitong yang unik juga lucu, banyak digunakan dalam keseharian oleh penduduk lokal, mulai dari anak-anak muda hingga orang tua.

Di tangan Hariyansha dan kawan-kawan, kata-kata unik dan lucu itu diabadikan dan dikenalkan lewat sebuah baju kaos. Produk dengan brand lokal diberi nama KAOS KATE BELITONG.ID. Kepada Belitong Ekspres, Hariyansha atau yang akrab dipanggil Yansyah membagikan kisah perjuangannya merintis usaha tersebut.

Munculnya ide pembuatan kaos dengan trademark katebelitong.id ini, dimulai ketika sedang berkumpul bersama temannya yaitu Yudi, dan Joko. Saat itu mereka sedang membicarakan prospek ekonomi kreatif yang berkembang di Kabupaten Belitung.

Pertama kali, ide disampaikan Yudi yang ingin membuat kaos dengan kata-kata bahasa Belitong. Dia ingin masyarakat Belitong memiliki identitas diri sebagai orang daerah lewat sebuah kaos. Gayung bersambut, ternyata Yansyah dan Joko pun sebelumnya memang sudah berencana untuk membuat konsep baju brand lokal, namun belum matang perencanaannya.

Baca Juga:  Let's go Belitung! Pulau Leebong, Surga Tersembunyi, Maldive-nya Indonesia

Akhirnya, tiga sekawan ini sepakat membuat target pemasaran kaos dengan brand katebelitong.id adalah warga lokal. Ide kreatif mereka memang anti mainstream. Berbeda dengan kaos brand lokal lain yang targetnya adalah wisatawan asing, Yansyah justru sebaliknya.

“Bagi saya, bagaimana kita bisa bangga dengan Belitung, kalau kita tidak bisa mengenal Belitung sendiri? Makanya membuat produk sebagai bisnis dengan tujuan mengenalkan dan melestarikan bahasa daerah Belitong,” ungkap Yahsyah kepada Belitong Ekspres.

Untuk memulai usaha ini, Yansyah, Yudi dan Joko, memberanikan diri mengikuti pameran Pemuda Wirausaha yang dilaksanakan Dispora Kabupaten Belitung, dalam rangka Hari Sumpah Pemuda di GOR Tanjungpandan pada 25-27 Oktober 2019. “Persiapan hanya 1 minggu mulai dari proses produksi baju, sablon hingga packaging,” ujarnya.

Menurut Yansyah, untuk sekarang baju kaos yang digunakan untuk produk ini masih import dari luar kota dengan kualitas Cotton Combed 30s. Namun untuk sablon dan desain kaosnya diproduksi oleh tim mereka sendiri. Baju ini dibandrol dengan harga Rp 90.000 per pcs, bisa sesuai permintaan nama sendiri dan juga bisa pesan satuan.

Baca Juga:  Padamnya Listrik di Pulau Belitung Akibat Kerusakan Unit PLTU Suge

Baju kaos katebelitong.id dijual dengan harga yang memang tergolong mahal untuk kalangan remaja. Akan tetapi, Yansyah mengungkapkan yang namanya ide dan kreativitas itu mahal. Dengan demikian diharapkan siapapun harus selalu menghargai setiap ide dan kreativitas seseorang.

“Kami menjual ide, menjual kreativitas, apalagi didukung dengan kualitas kaos yang memang sudah standard distro. Dan saya rasa harga Rp 90 ribu itu, masih bisa dijangkau oleh masyarakat Belitung,” tukasnya.

Yansyah mengungkapkan hingga saat ini proses produksi telah berjalan selama tiga minggu dan baru bisa memproduksi hampir 60pcs kaos. Sementara KATE BELITONG.ID pun belum mempunyai Distro dan masih melayani secara online, baik melalu instagram dan juga Facebook.

“Bagi masyarakat Belitung yang ingin memesan kaos bisa langsung lewat instagram @katebelitong,id dan Facebooknya Kate Belitong, atau bisa langsung menghubungi Marketing kami di 0813 8076 1237 (Yudi) | 0878 3832 1240 (Joko),” tutupnya. (yud)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply