KUA Kelapa Kampit Ujicoba Kerjasama

by -
Penyerahan KK dan KTP kepada pasangan yang baru menikah di KUA Kelapa Kampit. (Istimewa)

* Layanan Terpadu Disdukcapil Beltim

belitongekspres.co.id, KELAPA KAMPIT – Tidak lama lagi, masyarakat Kecamatan Kelapa Kampit tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke Kantor Disdukcapil Beltim di Manggar untuk mengurus perubahan status perkawinan atau agama.

Layanan administrasi tersebut sebentar lagi dapat diselesaikan di KUA Kelapa Kampit. Hal ini sudah hampir bisa dipastikan setelah uji coba tersebut dinyatakan sukses.

“Hari ini (4/2), kita sudah ujicoba dapat dinyatakan sudah siap. Tinggal tunggu PKS (Perjanjian Kerjasama) dan launching oleh Bupati Beltim dan Kepala Kantor Kemenag Beltim,” kata Bayu Anggara selaku Kasi Identitas Penduduk Kemenag Beltim.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa ujicoba tersebut penting untuk mendalami kendala yang akan dihadapi dan menjajaki berbagai alternatif sebelum diberlakukan di semua KUA se-Kabupaten Beltim.

“Kalau di KUA Manggar KTP dan KK dapat diserahkan langsung setelah menikah. Sedangkan di KUA Kelapa Kampit kemarin sudah dicoba berbagai alternatif.

Hasilnya pasangan pengantin tidak dapat menerima KK dan KTP bersamaan dengan buku nikah,” sambungnya.

“Akan tetapi bila pelaksanaan akad nikah setelah jam sepuluh, masih memungkinkan menerima KK dan KTP bersamaan dengan buku nikah,” sebut Bayu.

Sementara itu, Kepala KUA Kelapa Kampit Mohammad Aminollah (Pak Amin) menjelaskan KUA Kelapa Kampit dijadikan sampel uji coba sebagai representasi KUA yang letaknya relatif jauh dari Kantor Disdukcapil dengan permasalahan yang cukup beragam.

Dalam uji coba ini pasangan bukan hanya sekadar mengubah status perkawinan, tetapi juga status konversi Agama dan perbedaan NIK yang ada di KTP dan KK dari pasangan pengantin pria.

“Dalam uji coba ini memang pengantin laki-laki belum bisa diberikan KTP karena belum ada rekam data mata. Sehingga yang bersangkutan wajib hadir ke Kantor Disdukcapil untuk verifikasi data,” tutur pria yang sukses membawa KUA Manggar masuk sepuluh besar KUA Teladan dari lebih 2000 KUA se-Indonesia.

Pak Amin menyatakan bahwa sejak menjabat Kepala KUA Kepala Kampit, mulai menerapkan aplikasi SIMKAH Web yang mampu memvalidasi identitas NIK calon pengantin beserta orang tuanya. Hal ini dapat menangkal pemalsuan identitas oleh calon pengantin terutama terkait umur, status perkawinan dan wali nikah.

Sementara itu, beberapa masyarakat yang sempat ditemui mengapresiasi program tersebut. Kehadiran Disdukcapil Beltim di KUA Kelapa Kampit langsung dapat dirasakan manfaatnya.

“Bukan hanya manfaat ekonomi karena meminimalisir trasportasi tapi juga menghemat waktu karena penduduknya yang banyak berprofesi sebagai buruh atau karyawan yang selalu sibuk pada jam kerja,” kata Pak Amin.

Mereka berharap hal ini menjadi inspirasi bagi semua instansi birokrasi terutama yang terkait dalam pelayanan publik, untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. (msi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *