Kualitas Peserta STQ Belum Sesuai Harapan

by -

*Dinilai Kurang Pembinaan, LPTQ Harus Carikan Pelatih

foto A- stq halaman 2

Foto A: ade/be
Salah satu peserta saat tampil di STQ Kecamatan Tanjungpandan.

TANJUNGPANDAN – Dewan Hakim alias juri Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kecamatan Tanjungpandan Ramansyah menyebut kualitas peserta STQ tahun ini menurun. Dibanding dua tahun sebelumnya, peserta yang ikut memenuhi seperti harapan juri.
“Tahun ini dari segi peserta menurun, kalau dulu Air Saga banyak mengirim. Dari segi kualitas tilawah, kemampuan mereka menyuarakan Alqur’an sesuai lagu, irama, masih jauh dari yang diharapkan,” kata Ramansyah usai melakukan penjurian lomba Tilawah di Kantor Camat Tanjungpandan, Rabu (18/3) kemarin.
Menurutnya, para peserta ada yang salah huruf dan salah kalimat. Dengan hasil ini hanya beberapa peserta yang bisa dinaikan ke tingkat kabupaten. Peserta lebih banyak membaca Al-Qur’an murotal. Padahal lomba ini lomba tilawah. “Kecamatan Tanjungpandan ini barometer, kalau Kecamatan Tanjungpandan sudah seperti itu, bagaimana kecamatan lain?” ujarnya sedikit kritis.
Ini terbukti bahwa pembinaan dari tingkat bawah kurang. Mulai sekarang, pembinaan harus ditekankan pada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ). “Kalau nilai cukuplah, kalau baik itu belum secara keseluruhan,” tukasnya.

Sementara Camat Tanjungpandan Thohari Warsito mengakui penurunan kualitas peserta tersebut. Hal ini disinyalir karena kurangnnya pembinaan. “Iya diakui bahwa kita kekurangan pelatih. Pelatih yang kita andalkan kemarin sudah meninggal. Fakta hari ini belum ada pengganti,” ujarnya.

Ia hanya berharap kepada lembaga yang menangani bidang Alqur’an. Supaya kedepan mencarikan solusi untuk pelatih tilawah. “Harapannya bisa membantu kita mendatangkan pelatih dari mana saja. Jadi masyarakat yang punya minat dan bakat bisa maju,” pungkasnya. (ade)