Kunjungan Perpustakaan Umum Meningkat

by -

*Meningkat tiga Kali Lipat Dibandingkan Tahun 2015 Lalu

foto-a
Sejumlah anak-anak saat mengunjungi Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Belitung, Kamis (8/12) kemarin.

TANJUNGPANDAN-Jumlah kunjungan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Belitung tahun ini (2016) meningkat tiga kali lipat dibandingkan pengunjung pada tahun 2015 lalu. Jumlah pengunjung pada tahun 2015 hanya sebanyak 5177 orang. Sedangkan tahun 2016 terhitung sampai tanggal 30 November kunjungan telah mencapai 15591 orang.

Menurut Kasi Pengolahan dan Pelestarian Bahan Pustaka Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Belitung, Septi Anggraheni, peningkatan ini sejalan dengan upaya-upaya yang dilakukan pihaknya untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

“Sebenarnya kami sudah melakukan beberapa inovasi yang ada di perpustakaan, contohnya meningkatkan fasilitas dan melakukan kegiatan yang melibatkan masyarakat,” ujarnya kepada Belitong Ekspres, Selasa (6/12) di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Belitung.

Septi menjelaskan, sejak tahun 2016 layanan perpustakaan sudah tidak lagi manual, namun telah menggunakan otomasi perpustakaan. Absensi dan pencarian katalog buku pun dapat dilakukan di sebuah komputer. Fasilitas penunjang juga semakin di ke depankan.

“Sekarang di sini sudah ada internet, ruangannya sudah dingin, wi-fi nya juga sudah ada. Kemudian juga sudah ada e-book yang bisa diakses di komputer perpustakaan dan ruang bermain untuk anak. Itu salah satu cara untuk menarik pengunjung,” ungkapnya.

Selain itu, Septi mengaku pihaknya melakukan berbagai upaya dengan melakukan promosi yang bekerjasama dengan media untuk peliputan kegiatan yang diadakan oleh Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Belitung. Pihaknya juga bekerjasama dengan radio dalam membuat iklan untuk menjangkau masyarakat agar tau dengan keberadaan perpustakaan

Upaya lainnya yaitu mengadakan kerjasama dengan organisasi wanita, kemudian melakukan penyuluhan dan mengundang mereka ke perpustakaan. Kegiatan tersebut menyasar ibu-ibu untuk memberikan pemahaman bahwa di perpustakaan umum banyak sekali buku-buku yang bermanfaat untuk ibu-ibu dalam mendidik anak-anaknya, berkreasi, mengolah makanan, kerajinan, dan  buku jenis lainnya.

Untuk sekolah-sekolah, Septi menu

turkan pihaknya menerapkan kerjasama untuk hari wajib kunjung perpustakaan, kegiatan pengolahan website, dan mahir menulis. Untuk anak-anak biasanya ada kegiatan mahir melukis.

“Kalau orang lihat kita hanya duduk, tidak sebenarnya. Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang sudah kami upayakan untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan pemanfaatan perpustakaan,” tukas Septi.(mg3)