Kuota Haji Kecil, Bupati Beltim Janji Tahun Depan Bertambah

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Kuota haji Kabupaten Beltim paling kecil dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tahun ini, Calon Jamaah Haji (CJH) asal Beltim hanya berjumlah 30 orang dari 1069 kuota se Babel.

RajaBackLink.com

Menyikapi hal tersebut, Bupati Beltim Yuslih Ihza berjanji akan mengambil langkah-langkah agar kuota haji Beltim bisa bertambah. Hal itu dikatakan Yuslih saat melepas CJH asal Beltim, Kamis (11/7) di ruang rapat Bupati Beltim.

“Kita akan menemui Gubernur dan ke Kementerian juga khususnya Dirjen Haji untuk menambah kuota. Kasihan yang daftar tunggu, termasuk kita-kita juga. Sedangkan ONH Plus bisa mencapai Rp 270 an juta,” ujar Yuslih.

Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Beltim, Sarjana yang ditemui Belitong Ekspres membenarkan bahwa kuota haji Beltim lebih sedikit dibandingkan Kabupaten/Kota lain. Bahkan tak lebih dari 40 orang yang berangkat setiap musim haji.

“Berdasarkan pengalaman di Beltim yang dari tahun ke tahun kuota hajinya tidak melebihi 40 orang. Nah ternyata informasi dari Kemenag, calon yang mendaftar sebagai daftar tunggu ada 600 orang dan kami dapat informasi itu,” ujar Sarjana.

Baca Juga:  Peluncurkan e-Filling, Wabup Beltim Jadi WP Pertama Isi Laporan Pajak

Menurut Kabag yang akrab disapa Pak Jhon itu, persoalan tersebut telah disampaikan kepada Bupati melalui forum rapat. Adapun hasil rapat menyepakati agar Pemerintah daerah segera berkoordinasi penambahan kuota.

“Target kita sih, tahun depan ada penambahan kuota minimal 50 orang. Kalau 50 orang dibagi 600 berarti sekitar 10 tahunan akan selesai,” kata Pak Jhon.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Beltim Masdar Nawawi menyambut baik keinginan Bupati Beltim soal penambahan kuota. Ia berjanji siap memfasilitasi pertemuan dengan Provinsi maupun Kementerian Agama.

“Kami dari Kemenag siap memfasilitasi untuk berkoordinasi dengan Provinsi dan Kemenag pusat dalam kaitan kuota jamaah haji untuk Beltim,” ujar Masdar.

Menurut Masdar, sistem pembagian kuota jamaah haji di Kabupaten/Kota se Provinsi Bangka Belitung tetap mengacu pada jumlah umat islam di masing-masing daerah. Meski demikian, kondisi ideal tersebut sulit direalisasikan karena sistem pendaftaran haji sudah terpadu.

Baca Juga:  Safari Ramadhan, Camat dan Danramil 'Go Green' Bukulimau

“Memang sebetulnya dalam penentuan porsi ini adalah sesuai jumlah umat islam di Kabupaten/Kota. Artinya kalau ada 150 ribu orang muslim di Beltim, maka ada 150 orang jamaah haji, idealnya seperti itu,” kata Masdar.

“Kendala kita adalah pendaftaran haji terpadu yang berangkat itu siapa yang daftar itulah yang dilayani,” imbuhnya.

Karenanya, Masdar menyarankan bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Beltim yang berniat menunaikan ibadah haji, sedari awal mendaftarkan diri. Apalagi proses siskohat sekarang tidak lagi berbelit-belit prosesnya. Cukup datang ke Kantor Kemenag, petugas dari bank siap melayani pendaftaran.

“Kita himbau kepada calon jamaah haji Beltim untuk ketika sudah ada istito’ah dan punya kemampuan untuk segera mendaftarkan ibadah haji dan jangan menunggu-nunggu terus karena waktu akan terus. Begitu 1069 porsi sudah habis pada tahun berjalan, pendaftaran dilakukan pada tahun berikutnya,” sebut Masdar. (msi)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply