Lagi, 2 Pelajar SD Nyuruk Tertular

by -
Lagi, 2 Pelajar SD Nyuruk Tertular
Ilustrasi

belitongekspres.co.id, DENDANG – Pasien Covid-19 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) bertambah 2 orang setelah sampel swab tenggorokan hasil tracking Dinas Kesehatan dilakukan uji PCR di Labkesda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Sebanyak 77 sampel swab telah dilakukan pemeriksaan pada tanggal 25 dan 26 November 2020.

Pada tanggal 29 November 2020 sudah keluar hasilnya sebanyak 20 sampel dan 3 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian tanggal 1 November 2020 kemarin, keluar hasil pemeriksaan sebanyak 57 sampel dan 2 diantaranya positif terjangkit Corona.

Adapun dua sampel yang dinyatakan positif Covid-19 adalah sampel milik siswa salah satu SD di Desa Nyuruk, Kecamatan Dendang dengan inisial NF (6) dan SA (11). Keduanya merupakan hasil tracking dari pasien positif Covid-19 sebelumnya.

Pasien atas nama NF beralamat di Desa Renggiang Kecamatan Simpang Renggiang, sedangkan SA beralamat di Desa Nyuruk Kecamatan Dendang. “Kedua kasus ini merupakan kasus transmisi lokal dan tidak ada riwayat perjalanan dari luar daerah,” kata Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi dalam siaran pers Selasa, (1/12).

Selain merilis dua pasien positif, Pemerintah Daerah juga mengabarkan satu orang pasien telah menyelesaikan masa isolasi yakni TAN yang beralamat di Desa Nyuruk dan dapat beraktifitas kembali seperti biasa. Namun yang bersangkutan diminta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dengan penambahan dua pasien positif dan satu pasien selesai menjalankan isolasi maka jumlah total keseluruhan yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Beltim sebanyak 26 orang. 20 orang sudah dinyatakan sembuh dan 6 orang sedang menjalani isolasi.

“Kedisiplinan mentaati protokol kesehatan adalah hal utama dalam usaha menjaga diri agar terhindar dari virus Covid-19 ini, karena setiap orang tidak memiliki kekebalan tubuh yang sama. Jagalah diri dan keluarga anda,” sebut Ikhwan Fahrozi.

Sekda Beltim juga menghimbau agar siapa saja yang pernah kontak dengan pasien positif diharapkan segera melaporkan diri ke Dinas Kesehatan. “Keterbukaan dan kejujuran diri sangatlah penting sehingga nantinya akan mudah mendeteksi orang-orang yang pernah berinteraksi dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid,” tutupnya. (msi)