Lagi, 7 Warga Kelapa Kampit Terpapar Covid-19

by -
Lagi, 7 Warga Kelapa Kampit Terpapar Covid-19
Ilustrasi

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Penyebaran kasus virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus meningkat.

Kamis (14/1) kemarin, Pemerintah Kabupaten Beltim melalui Sekda Ikhwan Fahrozi, kembali menyampaikan penambahan sebanyak 7 pasien positif.

Pasien didominasi oleh klaster perusahaan Perkebunan Sawit dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Beltim.

Ke-7 pasien tersebut yakni Tn RMI (31), Tn PH (28), Tn AS (52), Tn KA (48), Ny I (47), Tn. H (30), dan Tn A (32). Tn RMI adalah seorang ASN di Kantor Kemenag Beltim, yang beralamat di Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit.

“Yang bersangkutan merupakan kontak erat dan hasil tracking dari pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya. Yaitu, atas nama Tn S, yang juga merupakan ASN di kantor yang sama,” kata Sekda Beltim Ikhwan Fahrozi dalam siaran pers, Kamis (14/1).

Sedangkan, Tn PH adalah pasien yang beralamat di Desa Buding Kecamatan Kelapa Kampit. Kemudian Tn AS, Ny I, Tn H dan Tn A, merupakan pasien yang beralamat di Desa Senyubuk. Sementara itu, Tn KA pasien yang beralamat di Desa Pembaharuan, Kecamatan Kelapa Kampit.

“6 dari 7 pasien merupakan karyawan Perkebunan Kelapa Sawit, yang beralamat di Desa Senyubuk. Mereka merupakan kontak erat hasil tracking dari pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya, yang juga merupakan karyawan di Perkebunan Kelapa Sawit yang sama,” terang Sekda Beltim.

Menurut Sekda Beltim, ke-7 pasien sudah menjalani isolasi mandiri sejak tanggal 27 Desember 2020 (terhitung sudah 18 hari) dan tanpa gejala apapun. Sehingga pada Kamis (14/1) kemarin, mereka juga sudah dinyatakan sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasa.

Dengan bertambahnya 7 pasien itu, maka di Kabupaten Beltim jumlah keseluruhan kasus positif Covid-19 sampai saat ini berjumlah 65 orang.

“Rinciannya 61 orang sudah dinyatakan sembuh, 3 orang sedang mejalani perawatan di ruang isolasi RSUD Beltim dan 1 orang menjalani isolasi mandiri,” sebut Ikhwan.

Lebih lanjut Sekda Beltim mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan 238 sample swab dari Labkesda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Pangkalpinang.

“Bagi siapa saja yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19, diharapkan segera melaporkan diri ke Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Beltim, atau pusat layanan kesehatan masyarakat lainnya,” pintanya.

Karena itu, dia berharap keterbukaan dan kejujuran diri sangatlah penting. Sehingga nantinya akan mudah mendeteksi orang-orang yang pernah berinteraksi dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dan satu hal yang terpenting adalah bagaimana perlakuan kita terhadap orang yang terpapar Covid-19. Tentunya kita harus memberikan dukungan moril dan tidak menciptakan stigma negatif terhadap siapa saja yang pernah terkonfirmasi positif,” imbuhnya.

“Pola pikir yang positif juga akan ikut membangun imunitas tubuh. Virus  ini semakin berdampingan di kehidupan sehari-hari kita, tentunya kita harus menjaga kesehatan dan mem-protect diri agar terhindar dari virus tersebut,” tandasnya. (dny)